Minum Alkohol Berlebihan Picu Gangguan Hormon

Raka Lestari    •    Minggu, 19 Nov 2017 18:42 WIB
studi kesehatan
Minum Alkohol Berlebihan Picu Gangguan Hormon
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Meski banyak penelitian yang membuktikan alkohol tidak baik bagi tubuh, masih banyak orang mencarinya untuk pelarian ketika stres. Beberapa penelitian mengatakan bahwa terlalu banyak mengonsumsi alkohol dapat memberikan efek buruk pada organ tubuh.

Menurut studi klinis, mengonsumsi alkohol cukup mempengaruhi kesehatan Anda, bergantung pada usia. Misalnya, pada usia 40 tahun, tubuh Anda mungkin tidak mungkin dapat mengonsumsi jumlah dan jenis alkohol yang sama seperti pada usia 20 tahun.

Sebuah  penelitian yang dipublikasikan di jurnal medis Alcohol and Alcoholism menemukan bahwa untuk wanita berusia 40 dan 50-an, bahkan hanya dengan mengonsumsi alkohol "moderat" (satu kali per hari) dapat mempengaruhi sistem hormonal.

Faktanya, menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Alcoholism: Clinical and Experimental Research, minum alkohol dapat menyebabkan lonjakan kadar estrogen dan penurunan progesteron pada wanita premenopause. Sementara itu, tingkat progesteron yang rendah dapat menyulitkan wanita untuk hamil atau melahirkan bayi sampai usia maksimal.

Dan bukan hanya wanita yang terpengaruh. Satu studi yang diterbitkan oleh Testosterone Centers of Texas  menyimpulkan bahwa "alkohol adalah musuh testosteron." Hormon ini penting bagi pria dan wanita, dan tingkat testosteron yang rendah dapat menyebabkan berbagai masalah.

Penelitian dari Testosterone Centers menemukan bahwa meminum dua sampai tiga bir dapat menyebabkan sedikit pengurangan tingkat hormon pada pria, sedangkan pada wanita tidak. Peneliti menyebutkan bahwa yang menyebabkan berkurangnya tingkat hormon adalah karena bahan kimia yang ditemukan dalam  bir dan anggur meningkatkan kadar estrogen, yang menyebabkan penurunan kadar testosteron.





(DEV)