Penderita Diabetes Cenderung Alami Hipoglikemia

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 24 Oct 2018 14:34 WIB
diabetes
Penderita Diabetes Cenderung Alami Hipoglikemia
(Foto: Reader Digest)

Jakarta: Salah satu tantangan bagi penderita diabetes atau kencing manis yang cukup mendapat perhatian adalah hipoglikemia. Ini adalah kondisi dimana kadar gula darah lebih rendah dalam tubuh. 

Masalah ini bisa muncul baik pada diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2 dengan penyebab berbeda. 

"Pada diabetes 1, penyebabnya karena insulin berlebihan, sementara pada diabetes tipe 2 karena kurang makan," ujar spesialis endokrinologi Dr Dante Saksono, SpPD-KEMD, Ph.D dalam temu media, Rabu 24 Oktober 2018. 

Biasanya, ia menambahkan, hipoglikemia terjadi setelah makan berat. Pada orang normal, pankreas akan memproduksi insulin menjadi gula secara otomatis. Dengan demikian, kebutuhan gula darah akan tetap dalam keadaan normal karena telah diatur sesuai dengan kebutuhan tubuh. 

Sementara, penderita diabetes membutuhkan insulin dari luar untuk bisa membuat kadar gula darah normal. 

"Insulin bersifat short acting, jadi menurunkan gula darah tapi bisa menimbulkan efek hipoglikemia."

Efek tersebut bisa muncul karena tubuh mengonsumsi makanan dalam pola tak biasa, terlalu sedikit sehingga fungsi insulin dalam tubuh tidak terpakai maksimal. Akibatnya, gula darah pun lebih rendah. 

"Dari semua penderita diabetes, sekitar 27 persen pernah alami hipoglikemia."

Oleh karena itu, dr Dante menekankan bahwa penderita diabetes harus patuh pada prinsip 3J: jumlah makanan yang konstan, jadwal makan yang teratur, dan jenis yang beragam (tanpa pantangan). 

"Jika dilakukan, gula darah akan konstan dan hipoglikemia akan jauh."

Studi HAT Global 2016 menyebutkan bahwa 83 persen penderita diabetes tipe 1 mengalami hipoglikemia setidaknya sebulan sekali. Sedangkan 47 persen penderita diabetes tipe 2 mengalami hal serupa. 





(DEV)