Gejala Asma yang Jarang Anda Ketahui

Raka Lestari    •    Selasa, 11 Dec 2018 12:18 WIB
asma
Gejala Asma yang Jarang Anda Ketahui
Berikut ini adalah beberapa tanda lainnya ketika seseorang mengalami asma. (Foto: Sharon Garcia/Unsplash.com)

Jakarta: Asma merupakan suatu kondisi di mana saluran udara Anda mengalami peradangan yang membuat seseorang yang mengalaminya akan merasa kesulitan untuk bernapas.

Salah satu pertanda yang paling sering terjadi pada seseorang yang mengalami asma adalah suara bersiul atau melengking yang dihasilkan ketika Anda bernapas.

Dikutip dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa tanda lainnya ketika seseorang mengalami asma.

1. Batuk yang terus menerus
"Sangat mudah untuk berpikir bahwa batuk berarti Anda mengalami pilek atau bronkitis tetapi jika batuk itu terus kambuh, itu mungkin tanda asma," kata Richard F. Lockey, MD, direktur Divisi Alergi & Imunologi di University of South Florida College of Medicine.

"Batuk Anda bahkan menjadi lebih buruk setelah Anda tertawa atau berbaring. Dan itu berasal dari dada, bukan tenggorokan."

2. Sering menguap dan menarik napas dalam-dalam
Kebiasaan sering menghela napas, menguap, atau menarik napas dalam-dalam tidak selalu terjadi karena Anda merasa kelelahan tetapi bisa juga terjadi karena gejala asma.

Ketiga cara bernapas yang bertujuan mendapatkan lebih banyak oksigen ke dalam tubuh Anda dan lebih banyak karbon dioksida keluar ini merupakan usaha yang dilakukan secara tidak sadar untuk memperbaiki ketidakseimbangan yang disebabkan oleh saluran udara yang menyempit.


("Batuk Anda bahkan menjadi lebih buruk setelah Anda tertawa atau berbaring. Dan itu berasal dari dada, bukan tenggorokan," kata Richard F. Lockey, MD, direktur Divisi Alergi & Imunologi di University of South Florida College of Medicine. Foto: Saltanat Zhursinbek/Unsplash.com)

(Baca juga: Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Penderita Asma)

3. Anda sering merasa lelah
Mengeluarkan suara aneh ketika sedang bernapas dan batuk sering dialami oleh penderita asma, terutama pada malam hari, menurut National Sleep Foundation.

Dan setelah tidur malam yang terganggu tersebut, Anda tidak hanya memiliki energi fisik yang rendah tetapi juga akan mengalami kurang fokus.

Kurang tidur kronis telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes, dan beberapa ahli merasa bahwa hal itu dapat membuat kasus asma menjadi lebih parah.

4. Dada terasa sesak
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Postgraduate Medical Journal melaporkan bahwa dari 100 pasien asma (rata-rata usia 45) dirawat di rumah sakit, 78 persen mengalami nyeri dada, yang diperburuk oleh batuk, kesulitan bernapas dan bergerak. Orang sering salah mengira bahwa rasa sesak pada dada ini terjadi karena serangan jantung.

5. Napas yang pendek dan cepat
Bagi sebagian orang, pernapasan yang lambat dan cepat bisa menjadi salah satu gejala asma. Menurut University of Maryland Medical Center, beban kerja otot di pangkal leher dan antara tulang rusuk mungkin lebih berlebihan daripada biasanya pada penderita asma.

Saat kondisi normal, laju pernapasan normal untuk orang dewasa adalah 12 hingga 20 napas per menit. Namun jika Anda mengalami hiperventilasi biasanya Anda akan bernapas 30 kali per menit (setiap dua detik) atau lebih cepat.




(TIN)