7 Tips Hidup Sehat untuk Penyandang Diabetes

Anindya Legia Putri    •    Jumat, 24 Mar 2017 16:06 WIB
kalbe nutritionals
7 Tips Hidup Sehat untuk Penyandang Diabetes
Penyandang diabetes perlu mengkonsumsi asupan pengganti makanan yang lengkap dan seimbang. Foto: netdoctor

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyakit diabetes tipe 2 bisa menyerang siapa saja. Tak memandang umur. Orang dewasa maupun anak-anak berpotensi mengidap penyakit tersebut.

Penyandang diabetes disarankan mengadopsi pola hidup sehat untuk mengontrol diabetes dan kadar gula darah, serta mencegah komplikasi jangka panjang yang disebabkan oleh diabetes. Lantas, bagaimana cara penyandang diabetes menjaga kesehatan tubuh?

1. Pola hidup sehat
Penyandang diabetes fokus pada mengontrol kadar gula darah (glukosa). Caranya, jalani pola makan sehat, rutin berolahraga, dan mengubah gaya hidup yang tidak mendukung program diabetes.

Margaret Savoca, PhD, asisten profesor di Departemen Nutrisi University of North Carolina di Greensboro, mengatakan, “Penyandang diabetes harus introspeksi bagaimana kebiasaan makan dan olahraga Anda saatini, serta mulai melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.”

2. Catat aktivitas fisik
Dalam berolahraga, lakukan secara bertahap. Tidak perlu terburu-buru, namun konsisten. Bagi penyandang diabetes, olahraga yang dapat dilakukan yaitu aerobik, kardio, berjalan kaki, bersepeda, treadmill, dan berenang. Jika Anda mencatat setiap aktivitas olahraga, Anda akan memiliki penilaian yang jujur terhadap kemampuan diri Anda.

3. Bawa bekal makan siang
Para ahli mengatakan, penyandang diabetes harus menjaga dan mengontrol berat badan, karena menurunkan berat badan sebanyak 5 hingga 10 persen akan menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Dengan membawa bekal makan siang sendiri, Anda dapat mengontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

4. Ubah kebiasaan buruk
Mungkin setiap pagi Anda gemar minum segelas latte, mulai sekarang ganti dengan secangkir kopi tanpa gula atau dengan susu rendah lemak. Ganti juga kudapan manis dan berlemak dengan granola bar yang rendah lemak saat nongkrong bersama teman. Jika makan di restoran, hindari makan makanan cepat saji. Semangkuk sayuran atau salad dengan saus rendah lemak, bisa menjadi pilihan yang tepat.

5. Gunakan pedometer
Coba hitung berapa langkah yang Anda tempuh setiap hari. Dengan melangkah 15 ribu hingga 20 ribu setiap hari, akan membantu membakar kalori dalam tubuh.

6. Makan menggunakan piring kecil
Jika menggunakan piring kecil, maka Anda cenderung makan lebih sedikit ketimbang menggunakan piring besar. Cara ini akan membantu Anda makan berlebihan yang memicu kenaikan berat badan.

7. Tes gula darah setelah makan
Lakukan tes gula darah dua hingga tiga jam setelah makan. Dengan melakukan tes gula darah secara rutin, Anda dapat mengetahui makanan apa yang memicu lonjakan kadar gula darah. Dengan demikian, Anda dapat lebih mudah mengontrol pola makan setiap hari.

Untuk membantu mencukupi nutrisi harian, penyandang diabetes dapat mengonsumsi Diabetasol. Ini adalah asupan nutrisi pengganti makan yang lengkap dan seimbang untuk penyandang diabetes.

Keunggulan Diabetasol yaitu nilai gizinya lengkap dan seimbang sehingga bisa digunakan sebagai pengganti makan, Vitadigest yang  merupakan kombinasi karbohidrat lepas lambat sehingga kenaikan gula darah setelah makan tidak meningkat secara drastis, serta Indeks Glikemiknya rendah (31) sehingga dapat diserap perlahan-lahan oleh tubuh.

Diabetasol tersedia dalamp ilihan rasa cokelat, vanila, dan cappucino yang bisa dipilih sesuai selera.Diabetasol dapat diminum setiap hari, yaitu 2 gelas/hari sebagai pengganti makan utama (pagi dan malam) atau pengganti makan total (Per 60 gr/saji mengandung kalori 260 kkal).



(ROS)