Jika Bayi Jatuh, Apa yang Harus Orangtua Lakukan?

Yatin Suleha    •    Jumat, 14 Oct 2016 10:00 WIB
kesehatan anak
Jika Bayi Jatuh, Apa yang Harus Orangtua Lakukan?
Jika bayi Anda jatuh, segera angkat bayi, gendong dan tenangkan. (Foto: Clubbeautys)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebagai orangtua baru, Anda dan pasangan pasti sedang senang-senangnya. Namun ada kalanya Anda lengah, terutama ketika semua sedang tidur lalu si kecil terjatuh.

Dr. Robert Soetandio, SpA, M.Si. Med, dari RS Awal Bros Tangerang, Banten menjelaskan ketika bayi terjatuh ke lantai keramik dari ketinggian kurang lebih 70?80 cm dari atas spring bed segera lakukan:

•Segera angkat bayi jatuh, gendong dan tenangkan. Biasanya bayi jatuh akan menangis dan akan menghentikan tangisannya saat kita dekap dan timang-timang. 

•Periksa kepala dan badannya, apakah ada luka atau benjol. Untuk benjol bisa dikompres dengan es. Bila bayi atau anak sadar dan perilakunya tak banyak berubah dari perilaku kesehariannya, kompres es atau tempelkan cold pack pada bagian kepala yang terbentur selama 20 menit dan diulang setiap 3-4 jam. 

Jika Anda menggunakan es batu, bungkus es dengan handuk kecil. Es yang ditempelkan langsung ke kulit bisa menyebabkan cold injury di kulit.

(Baca juga: Tidak Usah Khawatir bila Bayi Gemar Tidur Larut)

•Anda bisa juga mengoleskan minyak tawon bukan memijit. Bila ada luka berdarah, tekan luka itu dengan kapas bersih selama 10 menit, kalau pendarahan tidak berhenti segera bawa ke dokter. 

•Setelah bayi jatuh bisa tenang dan dipastikan tidak ada luka, berikan ASI (untuk yang memberikan ASI), atau botol (untuk yang memberikan susu formula). Umumnya setelah minum ASI atau susu bayi akan tertidur. 

Hal yang Anda harus waspadai

•Yang harus diwaspadai bila bayi jatuh sampai pingsan atau tidur dan susah dibangunkan, muntah, kejang pada wajah atau anggota gerak. Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. 

Cegah dengan...
•Untuk pencegahan terjadinya bayi jatuh Anda bisa memasang bumper di ranjangnya atau gunakan ranjang yang tidak terlalu tinggi selama anak-anak masih dalam usia bayi (1-12 bulan). Pasang juga kasur tipis di lantai untuk keamanan mereka.







(TIN)