Mengenal Jenis-jenis Kawat Gigi

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 04 Apr 2016 14:06 WIB
kawat gigi
Mengenal Jenis-jenis Kawat Gigi
(Foto: amazonaws.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ada berbagai macam bentuk kawat gigi beserta fungsinya. Namun, pasien tidak bisa memilih sendiri jenis kawat gigi yang akan dikenakannya.

"Itu semua bergantung pada masalah gigi yang dialami," ujar drg. M. Soegiharto, MSc, MOrthRCS, PhD, Sp.Ort, Dokter Gigi Spesialis Orthodonti di RS Pondok Indah Puri Indah, Jakarta.

Soegiharto menjelaskan, berdasarkan fungsinya ada tiga jenis kawat gigi. 

1. Kawat gigi lepasan


(Foto: Dental Plans)

Kawat gigi lepasan biasanya digunakan anak-anak. Keuntungan memakai kawat jenis ini mudah dibersihkan. Kawat gigi ini relatif mahal. 

Guna mendapatkan hasil maksimal, dibutuhkan kerja sama pasien agar hasil yang didapat maksimal, yakni harus rajin memakai kawat dan kontrol ke dokter satu bulan sekali.

Kawat gigi jenis ini pun dibagi menjadi dua, yakni konvensional dan clear aligner. Kawat gigi lepasan konvensional digunakan untuk mengatasi masalah gigi umum. 

Sementara, jika berhubungan dengan gerakan gigi yang terbatas, seperti gigi terjepit, jenis kawat gigi yang digunakan adalah clear aligner.

Dijelaskan Drg. Marini Mihardjanti, SpOrt, clear aligner merupakan kawat yang di pasang di bagian belakang gigi. Prosedur pemasangan kawat clear aligner cukup sulit. Itulah mengapa biaya untuk pemasangan kawat gigi ini cukup mahal.

"Umumnya bisa mencapai USD6 ribu (sekitar Rp78 juta, kurs Rp13.160). Soalnya mencetak kawatnya saat ini baru bisa dilakukan di luar negeri," jelasnya.

2. Kawat gigi fungsional



(Foto: whiteflintfamilydental.com)

Kawat gigi fungsional diperuntukkan bagi pasien yang memiliki masalah pada tulang rahang. Pemasangan kawat gigi fungsional berfungsi sebagai stimulan.

"Baiknya memakai kawat jenis gigi ini saat masa pubertas karena gigi pada masa ini masih dalam masa pertumbuhan," jelas Dr.Soegiharto.

3. Kawat gigi cekat


(Foto: Pinterest)

Kawat gigi cekat adalah kawat gigi umum yang sering digunakan. Kawat gigi ini memonitor seluruh pergerakan gigi. 

Mengenai pemakaian kawat gigi bergantung pada kasus gigi yang dialami. 

"Untuk lama pemakaian, semua bergantung pada kasus masalah gigi. Namun, rata-rata pemakaian adalah 2,5 hingga 3 tahun," katanya.


(DEV)