3 Alasan Tubuh Tak Membutuhkan Multivitamin Menurut Sains

Torie Natalova    •    Jumat, 21 Apr 2017 12:35 WIB
kesehatan
3 Alasan Tubuh Tak Membutuhkan Multivitamin Menurut Sains
Menurut ahli gizi Rachael Link, jika Anda memiliki pola makan yang sehat dan seimbang, maka tubuh tidak memerlukan multivitamin. (Foto: Prevention.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak orang yang memilih mengonsumsi multivitamin untuk mendukung kesehatan mereka dari rutinitas sehari-hari. Kebiasaan mengonsumsi multivitamin ini sudah sering dilakukan sejak zaman dulu, dan semuanya terlihat baik-baik saja.

Tetapi, penelitian mengatakan hal yang berbeda. Berikut ini adalah tiga hal yang perlu Anda ketahui sebelum mengonsumsi multivitamin.



1. Tidak membantu umur lebih panjang
Menurut Joshua Russel, direktur regional kualitas dan pendidkan Legacy-GoHealth Urgent Care Portland, Oregon, beberapa studi epidemiologi telah menunjukkan peningkatan risiko kematian di antara orang-orang yang memakai multivitamin setiap hari dibandingkan mereka yang tidak rutin minum multivitamin. 

The Iowa Women's Health Study meneliti lebih dari 38 ribu wanita berusia 50 dan 60 tahun serta menemukan bahwa mereka yang rutin minum multivitamin, mengalami peningkatan angka kematian hingga 6 persen.



2. Memiliki pengaturan yang buruk

Karena tidak ada kontrol kualitas, Anda mungkin dapat melahap multivitamin lebih banyak atau kurang dari yang seharusnya tubuh butuhkan. Saat kelompok pengawas suplemen ConsumerLab.com mensurvei 41 mutivitamin yang dijual di Amerika dan Kanada, mereka menemukan beberapa dari multivitamin mengandung lebih banyak niacin, vitamin A, folat dan magnesium.

Sedangkan yang lainnya, tidak ditemukan adanya vitamin A dan niacin seperti yang tertera pada label kemasan. Multivitamin dengan harga murah atau mahal tak menjamin kesehatan para penggunanya lebih kuat.

(Baca juga: Perlukah Anak-Anak Minum Multivitamin?)



3. Tak sebagus yang sebenarnya

Kebanyakan multivitamin dijual di toko obat atau tempat kesehatan lain, tetapi ada beberapa mutivitamin yang mengandung vitamin versi sintetis yang kurang dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh secara efisien. Beberapa dari mereka juga mengandung pewarna makanan dan bahan lain yang dapat mempengaruhi penyerapan vitamin dengan baik.

Menurut ahli gizi Rachael Link, jika Anda memiliki pola makan yang sehat dan seimbang, maka tubuh tidak memerlukan multivitamin. Anda bisa mendapatkan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan dari makanan yang dikonsumsi. Sehingga, multivitamin sebenarnya tidak dibutuhkan oleh tubuh.

Tetapi, jika Anda memiliki kondisi medis yang menempatkan Anda pada kekurangan vitamin seperti penyakit radang usus, celiac atau Anda menjalani operasi bypass lambung, pada multivitamin dapat dibutuhkan untuk membantu pengobatan Anda. Sementara itu, vegetarian bisa jadi mengalami kekurangan beberapa nutrisi mikronutrien seperti vitamin B12 atau zat besi.






(TIN)