Minuman Beralkohol Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Torie Natalova    •    Senin, 29 May 2017 08:27 WIB
kanker payudara
Minuman Beralkohol Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
Penelitian lain menunjukkan bahwa molekul yang terbentuk saat alkohol dipecah dalam tubuh mungkin berbahaya atau dapat berpengaruh pada kadar hormon yang dapat meningkatkan risiko kanker. (Foto: Lovethispic.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah laporan baru menyimpulkan bahwa sedikit mengonsumsi minuman ringan atau alkohol setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. 

Laporan tersebut melibatkan 12 juta wanita di seluruh dunia dan 260 ribu di antaranya menderita kanker payudara.

Berdasarkan hasil tersebut, para peneliti merekomendasikan cara untuk membantu wanita mengurangi risiko penyakit seperti kanker payudara yakni dengan mengurangi alkohol dan melakukan lebih banyak aktivitas fisik.



Menurut penulis penelitian Dr. Anne McTieman, bukti semakin kuat dengan adanya laporan yang terbaru tersebut. Memiliki gaya hidup aktif secara fisik, mempertahankan berat badan yang sehat sepanjang hidup dan membatasi alkohol dapat menurunkan risiko kanker payudara.

(Baca juga: Risiko Kanker Payudara pada Pria)

Para peneliti menemukan bahwa minum 10 gram alkohol per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara sebesar 5 persen pada wanita pramenopause dan 9 persen peningkatan risiko pada wanita pascamenopause, dibandingkan dengan wanita yang tidak minum. Minuman seperti bir atau segelas anggur mengandung 14 gram alkohol.

Memang, masih belum jelas sepenuhnya bagaimana alkohol dapat mempengaruhi risiko kanker payudara. 

Namun, salah satu pemikirannya adalah bahwa orang yang minum banyak cenderung makan makanan yang kurang bernutrisi seperti folat. Padahal, folat ini mungkin terlibat dalam pencegahan kanker.



Penelitian lain menunjukkan bahwa molekul yang terbentuk saat alkohol dipecah dalam tubuh mungkin berbahaya atau dapat berpengaruh pada kadar hormon yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko kanker.

Alkohol bukanlah satu-satunya faktor risiko yang dilihat dalam laporan tersebut. Berat badan wanita juga ditemukan sebagai faktor risiko kanker payudara pada wanita khususnya yang telah mengalami menopause. Jumlah aktivitas fisik yang didapat seorang wanita juga dapat berperan memicu kanker payudara.








(TIN)