Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Mentah Tak Selalu Menyehatkan

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 07 Jun 2017 11:46 WIB
tips kesehatan
Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Mentah Tak Selalu Menyehatkan
(Foto: Stuff)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pola makan makanan mentah dianggap menyehatkan dan cukup populer dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa publik figur seperti Megan Fox, Sting, Scarlett Johansson, dan Gwyneth Paltrow mengungkapkan bahwa pola makan tersebut tengah mereka praktekkan.

Namun, seorang ahli gen mengimbau bahwa pola mkan mentah dalam waktu lama dapat membahayakan kesehatan. Hal ini karena, tubuh mengalami evolusi dan tak lagi mampu mengolah makan mentah.

"Kita hanyalah jenis hewan yang hidup dan akan kelaparan hingga mati jika hanya makan makanan mentah. Bahkan kita bisa mati kelaparan jika hanya memakan makanan tersebut setelah enam bulan," tukas Profesor Steven Jones saat berpidato dalam Hay Festival of Arts and Literature, seperti dilansir The Independent.

Ia menjelaskan, tubuh kehilangan enzim dan mekanisme penyerapan untuk mencerna makan mentah dimana hal tersebut akan berdampak pada kehilangan aparatus reproduksi.

"Bisa jadi simpanse memiliki testis yang lebih besar dibandingkan kita," ia memberi perumpamaan.

Menurut Professor Jones, ada berbagai alasan mengapa orang memilih pola makan tersebut. Selain menurunkan berat badan, mereka tak ingin kehilangan vitamin dan mineral dalam makanan yang terbuang saat proses pemasakan.

Sementara, peran lingkungan juga turut berperan. Makanan tergolong masih mentah jika tak dipanaskan lebih dari 48 derajat Celcius.

Meski demikian, Professor Jones meskipun nutrisi dalam makanan mentah terjaga, namun tubuh tak bisa bertahan lama menerima makanan tersebut.


(DEV)