Hasil Survei: Angka Harapan Hidup Korban Pelecehan Seksual Rendah

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 22 Aug 2016 10:27 WIB
pelecehan seksual
Hasil Survei: Angka Harapan Hidup Korban Pelecehan Seksual Rendah
(Foto: Irishmirror)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian yang dipublikasikan JAMA Psychiatry  mengungkapkan, perempuan yang sering mengalami pelecehan fisik maupun emosional saat berusia kanak-kanak, memiliki angka harapan hidup rendah atau risiko kematian yang lebih besar.

Para peneliti mensurvei 6.300 laki-laki dan perempuan dewasa tentang pengalaman seputar pelecehan fisik dan emosional yang dialami di masa saat kecil. Peneliti melakukan penelitian selama 20 tahun.

Hasilnya, perempuan yang mengalami pelecehan saat kecil, banyak yang tidak berusia panjang dibandingkan mereka yang tidak mengalami pelecehan.

"Ini penting bagi kita untuk tidak hanya mempertimbangkan konsekuensi psikologis dari pelecehan masa kecil, tetapi juga dari segi kesehatan fisik," ungkap penulis studi Edith Chen dari departemen psikologi di Northwestern University, seperti dilansir Time.

Para peneliti tak bisa menemukan apa hubungan antara perlecehan masa kecil dengan rendahnya angka harapan hidup. Peneliti mensinyalir, penyebabnya karena masalah mental seperti depresi yang kemudian memengaruhi kesehatan fisik secara keseluruhan.

Di samping itu, banyak para korban pelecehan yang kemudian melampiaskan kemarahan pada narkoba. Mereka juga riskan terserang radang kronis yang mengarah pada penyakit jantung.

Sejauh ini, belum ada penjelasan mengapa dampak pelecehan lebih berpengaruh terhadap perempuan.

"Kami berspekulasi, ada perbedaan cara antara perempuan dan laki-laki dalam mengatasi stres, dan bagaimana tubuh merespons," kata Chen.

Penelitian ini sifatnya masih terbatas, dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.
 


(DEV)