Lima Hal yang Harus Diperhatikan agar Luka Anda Tidak Menjadi Infeksi

Raka Lestari    •    Selasa, 26 Jun 2018 19:01 WIB
kesehatan kulit
Lima Hal yang Harus Diperhatikan agar Luka Anda Tidak Menjadi Infeksi
Dr Au menyarankan agar membersihkan luka dengan menggunakan pembersih khusus untuk kulit sensitif. (Foto: Christin Hume/Unsplash.com)

Jakarta: Luka di kulit merupakan sesuatu yang biasa terjadi namun jika tidak diobati dengan benar maka luka Anda tersebut mungkin saja bisa bertambah parah. Untuk itu, luka yang Anda alami meskipun kecil dan terlihat ringan tetap harus dirawat dengan baik. Ini karena luka yang dibiarkan dan bertambah parah bisa menyebabkan infeksi pada kulit.

Dikutip dari Reader's Digest berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan agar luka tidak berkembang menjadi infeksi.

1. Ada beberapa partikel yang terjebak di kulit
"Jika Anda terluka, sangat penting untuk membuang partikel atau kotoran apapun yang menempel pada luka Anda," ujar Sonoa Au, MD, dari  Advanced Dermatology, P.C. agar Anda tidak terkena infeksi. Namun menurut Dr Au jika kotoran tersebut terlalu dalam sehingga Anda kesulitan membersihkannya sebaiknya hubungi dokter.

(Baca juga: Infeksi Kulit yang Biasa Muncul Saat Musim Panas)


("Jika Anda terluka, sangat penting untuk membuang partikel atau kotoran apapun yang menempel pada luka Anda," ujar Sonoa Au, MD, dari  Advanced Dermatology, P.C. agar Anda tidak terkena infeksi. Foto: Brian Patrick Tagalog/Unsplash.com)

2. Menggunakan sabun untuk membersihkan luka
Sabun yang biasa Anda gunakan terkadang bisa juga mengiritasi kulit yang dapat menghalangi proses penyembuhan luka dan dapat menyebabkan luka menjadi infeksi. Dr Au menyarankan agar membersihkan luka dengan menggunakan pembersih khusus untuk kulit sensitif.

3. Tidak menutup luka
Jika Anda berpikir membiarkan luka Anda terbuka begitu saja dapat membuat kulit "bernapas" sebaiknya Anda memikirkannya lagi. Dr Au menjelaskan bahwa membiarkan kulit yang luka terkena udara begitu saja dapat menyebabkan luka mengalami infeksi karena terkena kotoran atau debu.

4. Luka yang terlalu dalam atau disebabkan karena bahan berkarat
Mengalami luka yang cukup dalam, terutama jika disebabkan karena benda-benda yang sudah berkarat belum tentu Anda pasti mengalami infeksi namun itu artinya Anda harus segera mendapat pengobatan secara medis. Jangan mencoba mengobati luka seperti ini sendiri. Dr Au menyarankan agar Anda menemui dokter karena mungkin saja luka Anda perlu perhatian tambahan atau dijahit.

5. Luka berubah menjadi bau atau berwarna kehijauan
Jika Anda melihat luka berbuah menjadi berwarna kehijauaan atau berbau busuk itu adalah tanda pasti dari luka yang terinfeksi dan sebaiknya Anda langsung menghubungi dokter.





(TIN)