Pentingnya Penderita Anoreksia Berobat ke Psikiater

Nia Deviyana    •    Selasa, 05 Jun 2018 17:00 WIB
diet
Pentingnya Penderita Anoreksia Berobat ke Psikiater
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Anoreksia nervosa menjadi salah satu gangguan makan yang berdampak pada psikologis dan dapat menurunkan kualitas hidup seseorang. Beberapa selebritas dilaporkan pernah mengalaminya, antara lain Kate Moss, Victoria Beckham, dan Jane Fonda. 

Anoreksia ditandai dengan obsesi yang tinggi pada diet dan olahraga untuk mencegah penambahan berat badan, meskipun pada dasarnya penderita sudah memiliki berat badan normal. 

"Keinginan mengurangi berat badan seringkali membawa perasaan gelisah dan berujung depresi pada penderita anoreksia," ujar Dr Fabian Almeida, psikiater dan penasihat diet di Fortis Hospital, Kalyan, dilansir dari The Health Site.

Penderita juga umumnya mengalami perubahan suasana hati, lekas marah, menjadi egois, dan merasa rendah diri. Bahkan, ada kasus anoreksia dimana penderita ingin mengakhiri hidupnya. 

Penanganan

1. Anoreksia membutuhkan penanganan dari dokter lintas ahli seperti psikiater dan ahli gizi. Tindakan korektif untuk memulihkan berat badan dan mengembalikan kerja metabolisme normal diperlukan untuk mengatasi masalah kurang gizi, ketidakseimbangan elektrolit, amenore, dan anemia yang dialami penderita anoreksia.

2. Ada baiknya penderita anoreksia memiliki jadwal makan terperinci yang diawasi dokter.

3. Terapi kognitif dari psikiater membantu mengubah mindset pasien yang pada umumnya percaya bahwa cantik itu kurus. Ini alasan kenapa penderita juga harus berobat ke psikiater. 


Lihat video:




(DEV)