Penyebab Rambut Rontok Usai Melahirkan

Torie Natalova    •    Kamis, 04 Oct 2018 15:39 WIB
kecantikan
Penyebab Rambut Rontok Usai Melahirkan
(Foto: KaLisa Veer/Unsplash.com)

Jakarta: Banyak wanita yang telah menjadi ibu baru mengeluhkan rambut rontok dalam beberapa bulan pertama setelah melahirkan.

Sebenarnya, rambut rontok setelah beberapa bulan pertama melahirkan adalah hal yang sangat normal. Tidak perlu panik, karena rambut Anda 
seharusnya dapat kembali normal ketika anak Anda berusia sekitar satu tahun.

Umumnya, rambut di kepala Anda terus tumbuh 85-95 persen. Sementara 5-15 persen lainnya sedang dalam tahap istirahat. Pada tahap istirahat inilah rambut Anda rontok dan seringkali terjadi saat keramas atau menyisirnya. Rambut yang rontok ini akan digantikan oleh pertumbuhan rambut yang baru. Wanita rata-rata kehilangan sekitar 100 helai rambut sehari.

Selama kehamilan, kadar hormon estrogen yang tinggi memperpanjang tahap pertumbuhan. Ada lebih sedikit rambut di tahap istirahat dan lebih sedikit rontok. Sehingga, Anda mungkin memiliki rambut yang lebih tebal.

Setelah melahirkan, tingkat hormon estrogen Anda merosok dan lebih banyak folikel rambut memasuki tahap istirahat. Dalam waktu lima bulan, kemungkinan Anda akan memiliki lebih banyak rambut yang rontok.

Memang, tidak semua wanita dapat melihat perubahan pada rambutnya yang rontok selama kehamilan atau periode setelah melahirkan. Wanita dengan rambut panjang yang paling merasakan perubahannya. 

Jika rambut rontok terus terjadi dan Anda pikir berlebihan, bicarakan dengan dokter. Rambut rontok bisa jadi gejala anemia atau tiroiditis pascamelahirkan. Memotong rambut menjadi pendek dan menggunakan produk khusus rambut rontok, bisa jadi cara untuk mengatasi rambut rontok usai melahirkan.




(DEV)