Makan Pelan-pelan Beri Efek Positif Bagi Kesehatan Jantung

Nia Deviyana    •    Kamis, 16 Nov 2017 16:00 WIB
studi kesehatan
Makan Pelan-pelan Beri Efek Positif Bagi Kesehatan Jantung
Makan pelan-pelan ternyata tak hanya membuat Anda lebih cepat kenyang, tetapi juga baik bagi kesehatan kardiovaskular. (foto: shutterstock)

Jakarta: Makan pelan-pelan ternyata tak hanya membuat Anda lebih cepat kenyang, tetapi juga baik bagi kesehatan kardiovaskular.

Penelitian yang dipresentasikan dalam American Heart Association’s Scientific Sessions di California menunjukkan, orang yang makan perlahan memiliki sedikit risiko untuk mengembangkan sindrom metabolik yang berkaitan dengan stroke, penyakit jantung, dan diabetes.

Pada 2008, penelitian yang dipimpin ahli kardiologi Universitas Hiroshima Dr Takayuki Yamaji merekrut lebih dari 1.000 orang dewasa Jepang yang sehat. Peneliti membagi kecepatan makan partisipan dalam kategori lambat, normal, dan cepat, serta mencatat kesehatan pasien selama lima tahun ke depan.

Sebanyak 84 partisipan didiagnosis menderita sindrom metabolik selama lima tahun tersebut, dan ada hubungan jelas antara kecepatan makan dan perkembangan penyakit. Partisipan yang makan dengan cepat cenderung lebih tinggi risikonya untuk menderita penyakit, memiliki lingkar pinggang yang lebih besar, dan menderita gula darah tinggi.

Juru bicara American Heart Association dan ahli jantung Dr Nieca Goldberg menjelaskan, makan cepat dikaitkan dengan penambahan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.

Godberg menyarankan untuk setidaknya mengambil waktu 30 menit untuk makan, dan menghindari makan sambil bekerja. Ia juga menyarankan untuk makan dengan teman, mengambil makanan dalam porsi kecil, serta mengunyah makanan hingga benar-benar halus.




(DEV)