Ini Alasan Mengapa Manusia Bisa Merasakan Sakit

Raka Lestari    •    Rabu, 15 Nov 2017 10:53 WIB
Ini Alasan Mengapa Manusia Bisa Merasakan Sakit
Pemikiran mengenai rasa sakit sendiri dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu karena manusia belajar dari pengalamannya. (Foto: Andreas Fidler/Unsplash.com)

Jakarta: Pernahkan Anda merasakan rasa sakit? Entah itu rasa sakit karena terjatuh, karena suntikan, atau banyak hal lainnya. 

Lalu sebenarnya, mengapa manusia bisa merasakan rasa sakit? 

Menurut Firesta Farizal, M.Psi., seorang psikolog, rasa sakit itu biasanya perasaan emosional yang tidak menyenangkan. 

"Ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh kita yang dirasakan oleh sensor atau indra kita dan biasanya itu pengalaman yang tidak menyenangkan," ujar Firesta dalam acara Revolusi Sirkumsisi Tanpa Jarum Suntik di Jakarta, Selasa (14/11/17). 

(Baca juga: Dapatkah Teknologi VR Kurangi Sakit Akibat Jarum Suntik?)



Pemikiran mengenai rasa sakit sendiri dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu karena manusia belajar dari pengalamannya. Sehingga jika ia pernah mengalami perasaan tidak menyenangkan tersebut, ketika harus mengalaminya lagi otak manusia akan otomatis menganggap itu sebagai rasa sakit, jelas Firesta. 

Rasa sakit yang dirasakan setiap orang juga berbeda-beda dan tidak dapat diukur antara satu orang dengan satu orang lainnya. 

"Rasa sakit yang dirasakan setiap manusia bersifat subjektif sehingga respons yang dihasilkan pun akan berbeda-beda setiap orang," kata Firesta. 

Untuk mengatasi rasa sakit, menurut Firesta cara yang bisa dilakukan adalah dengan berusaha mencari tahu penyebab rasa sakit mereka, menerima apa yang membuat rasa sakit mereka dan mencari solusi untuk mengurangi rasa sakit mereka. 









(TIN)