Benarkah Menonton Pertandingan Olahraga Berdampak Buruk pada Jantung?

Nia Deviyana    •    Selasa, 17 Oct 2017 15:01 WIB
kesehatan jantung
Benarkah Menonton Pertandingan Olahraga Berdampak Buruk pada Jantung?
(Foto: Sportforbusiness)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menonton pertandingan olahraga dapat memberi tekanan pada jantung, sama seperti bermain dalam pertandingan itu sendiri. Dalam studi kecil yang dimuat dalam Canadian Journal of Cardiology, peneliti menemukan adanya peningkatan nadi atau debar jantung sebesar 75 persen saat partisipan menonton pertandingan hoki di televisi, dan peningkatan sebesar 110 persen ketika menonton secara langsung (setara dengan latihan keras).

Sebelumnya memang ada penelitian yang mengaitkan menonton acara olahraga dengan risiko terkena serangan jantung dan kematian mendadak, terutama pada orang dengan riwayat arteri koroner.

Sementara studi terbaru ini meneliti 20 orang dewasa di Montreal yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Para partisipan memberi informasi seputar kesehatan mereka secara umum, melakukan pengukuran detak jantung, dan memberi tahu tim favorit yang diunggulkan.

Partisipan dibagi menjadi dua kelompok, menonton di televisi dan melihat pertandingan secara langsung. Hasilnya, seperti yang diungkap di atas.

Secara keseluruhan, tingkat detak jantung penonton meningkat rata-rata 92 persen selama permainan hoki berlangsung, dari angka 60 denyut/menit sampai maksimum 114. Tingkat denyut paling tinggi terjadi saat pemain berpeluang mencetak gol.

"Menyaksikan pertandingan hoki menjadi sumber tekanan emosi yang intens," ujar penulis studi seperti dilansir Time. Hal tersebut, untuk sementara dapat meningkatkan peradangan dan penyempitan pembuluh darah bagi orang yang sudah memiliki masalah jantung.

Meski sedikit kemungkinan timbul efek berbahaya bagi pasien sehat, respons stres saat menonton pertandingan olahraga dapat memicu gangguan kardiak.




(DEV)