Kapan Bumil Mimisan Perlu ke Dokter?

Anda Nurlaila    •    Kamis, 31 Jan 2019 18:51 WIB
kehamilan
Kapan Bumil Mimisan Perlu ke Dokter?
Kapan sebaiknya ibu hamil yang mimisan ke dokter? Berikut jawabannya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)

Jakarta: Kehamilan bisa membuat pembuluh darah di hidung membesar dan meningkatkan suplai di pembuluh darah. Beberapa kondisi lainnya juga bisa membuat ibu hamil mengalami mimisan. Bisa juga terjadi mimisan pada ibu hamil memerlukan pertolongan medis.

Lalu, kapan sebaiknya ibu hamil yang mimisan ke dokter? Seperti dimuat Babycenter, ada beberapa hal yang membuat ibu hamil harus mendapat perawatan medis, yakni:

1. Mimisan tidak berhenti setelah 30 menit
2. Aliran darah mimisan terlalu deras
3. Mengalami mimisan setelah cidera kepala, bahkan jika perdarahan kecil
4. Mengalami kesulitan bernapas saat mimisan
5. Perdarahan menyebabkan kelelahan, sakit kepala ringan, atau disorientasi
6. Wajah memucat  karena perdarahan
7. Mengalami nyeri dada


(Kehamilan membuat pembuluh darah di hidung membesar dan meningkatkan suplai di pembuluh darah. Beberapa kondisi lainnya juga bisa membuat ibu hamil mengalami mimisan. Bisa juga terjadi mimisan pada ibu hamil memerlukan pertolongan medis. Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)

(Baca juga: Kenali Mimisan saat Hamil dan Pengobatannya)

Untuk menghindari mimisan selama kehamilan, lakukan beberapa hal berikut:

1. Minum banyak cairan untuk menjaga selaput lendir terhidrasi dengan baik
2. Hembuskan napas dari hidung dengan lembut, hembusan yang terlalu kuat dapat menyebabkan mimisan
3. Usahakan mulut tetap terbuka saat bersin untuk membagi tekanan agar tak terkonsentrasi di hidung
4. Gunakan pelembap ruangan di dalam rumah terutama selama musim dingin atau jika tinggal di daerah beriklim kering. Hindari suhu yang terlalu panas dan penyebab iritasi seperti asap
 5. Gunakan pelumas berbasis minyak seperti petroleum jelly atau pelumas berbasis air untuk mencegah.

Semprotan atau tetes hidung saline juga membantu menjaga kelembapan hidung
Jika dianjurkan menggunakan semprotan hidung atau dekongestan, temui dokter untuk dosis tepatnya. Serta gunakan sesuai petunjuk dari dokter dan hindari pemakaian berlebih sebab makin mengiritasi hidung.




(TIN)