Kiat Produsen dalam Mempopulerkan Jamu ke Generasi Muda

Raka Lestari    •    Rabu, 12 Dec 2018 20:05 WIB
minum jamu
Kiat Produsen dalam Mempopulerkan Jamu ke Generasi Muda
Brand amassador Sido Muncul, Mikha Tambayong dan Tantri Kotak bersama pemilik Sido Muncul (Foto: Raka Lestari/Medcom.id)

Jakarta: Jamu merupakan salah satu keanekaragaman kuliner yang sangat khas dari Indonesia. Tradisi meminum jamu yang sudah dilakukan secara turun temurun juga menjadi ciri khas budaya Indonesia yang mungkin tidak ditemukan di belahan negara lainnya.

Sayangnya, generasi muda saat ini sudah banyak yang tidak melakukan tradisi meminum jamu. Padahal minum jamu memiliki manfaat yang sangat banyak bagi tubuh. 

Dari segi produsen pembuat jamu, hal itu menjadi sebuah tantangan yang perlu diperhatikan mengingat pasar anak muda cukup menjanjikan.

“Cara meraih pasar generasi muda yang pertama mesti riset ya dan yang kedua bisa dibilang generasi anak-anak sekarang itu lebih suka jamu dibandingkan generasi sebelumnya. Tetapi yang penting kita memberikan produk yang bisa mereka minum,” tutur Irwan Hidayat selaku Direktur Sido Muncul, dalam acara Herbal Indonesia Expo, di Gedung Smesco, Rabu 12 Desember 2018. 

Lebih lanjut, Hidayat juga menambahkan bahwa generasi anak muda saat ini memang cenderung lebih peduli mengenai kesehatan mereka. Jadi pasar jamu ini lebih baik daripada dulu.

Menurut Irwan, yang terpenting dalam memasarkan jamu bagi anak muda yaitu dengan menyajikan jamu-jamu yang modern kemudian juga yang berbasis ilmiah. 

Ia juga mengaku optimis dalam memperkenalkan jamu bagi masyarakat Indonesia di tengah serbuan obat herbal dari luar negeri, seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang.

“Kalau dari segi bahan yang pasti paling bagus kita. Di sana paling banyak cuma ada 3000 misalnya di sini ada 30 ribu. Tentu lebih bagus jamu dari kami mestinya,” tutup Irwan. 

Makanan dan Minuman Ini Dapat Kurangi Sakit Kepala



(FIR)