Alat Pelacak Kesehatan Tak Beri Banyak Pengaruh Turunkan Berat Badan

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 23 Sep 2016 16:36 WIB
fasilitas kesehatan
Alat Pelacak Kesehatan Tak Beri Banyak Pengaruh Turunkan Berat Badan
Menggunakan alat pelacak kesehatan tidak membuat berat badan berkurang banyak. (Foto: Media.mnn)

Metrotvnews.com, Jakarta: Apakah Anda menggunakan alat pelacak fitness saat berolahraga agar lebih bersemangat menurunkan berat badan? Ternyata alat yang sempat naik daun tersebut tidak banyak memberi pengaruh. 

Sebuah penelitian di  University of Pittsburgh mengungkapkan, bahwa menggunakan teknologi yang mudah dibawa tersebut tidak membuat berat badan berkurang banyak, dibandingkan dengan bila Anda menghitung dengan manual. 

Studi yang diterbitkan dalam jurnal JAMA tersebut menyimpulkan, bahwa alat tersebut tidak menawarkan manfaat dari pendekatan perilaku penurunan berat badan yang umum. Selain itu, cara penggunaan alat tersebut juga sangat individual. 

Mereka tidak yakin penggunaan alat tersebut akan bermanfaat bagi beberapa orang, bahkan pada siapapun. John Jakicic, PhD, seorang profesor terkemuka di departemen kesehatan dan aktivitas fisik, merancang penelitian ini untuk melihat apa yang akan terjadi ketika pelacak aktivitas tersebut diberikan kepada orang-orang yang sudah terlibat dalam program penurunan berat badan. 

(Baca juga: Pentingnya Olahraga Ringan bagi Kesehatan)

Studi kasus
Ia dan rekan-rekannya merekrut 470 pria dan wanita kelebihan berat badan berusia 18-35 tahun, dan menugaskan mereka untuk mengurangi asupan kalori dan memperbanyak aktivitas fisik. Para peserta melakukan pengecekan mingguan selama setengah tahun dan semua mengalami penurunan berat badan.

"Secara umum kami melihat efektivitas yang positif selama enam bulan pertama dari program tersebut, kemudian terjadi perbedaan saat kami memberikan alat pelacak pada mereka sebagai intervensi," ujar Jakicic.

Para pastisipan dibagi menjadi dua kelompok, menggunakan alat pelacak dan menghitung secara manual. Ternyata kelompok kedua lebih menunjukkan peningkatan. Kelompok yang menggunakan alat pelacak fitness mampu menurunkan 3,4 kg dalam jangka waktu dua tahun, sementara kelompok lainnya sebanyak 13 kg. 

Selain itu, kelompok pertama juga tidak lebih aktif daripada kelompok kedua. Meskipun melakukan peningkatan dalam komposisi tubuh, kebugaran, pola makan, dan jumlah olahraga; namun tak terlihat perbedaan yang signifikan. 

"Namun tidak berarti bahwa alat pelacak ini tidak bermanfaat untuk beberapa orang. Mereka suka alat itu dan membuat diri mereka terus terlibat. Kami tak bilang ini tidak bekerja pada Anda," tukasnya. 

Fokus pada alat pelacak fitness
Namun, jika seseorang menggunakannya dan tidak berpengaruh, kemungkinan itu karena orang tersebut lebih berfokus pada alat, dan melupakan fokus utamanya. Perasaan lega setelah menggunakan alat, dan sesuai dengan target membuat seseorang tidak merasa bersalah saat makan makanan yang berlemak seperti kue. 

Kemungkinan lain, mereka yang tidak menggunakan alat pelacak justru lebih bertanggung jawab dalam menghitung kegiatan olahraga mereka. "Ketika Anda melakukan satu program, seperti olahraga selama 30 menit, maka Anda akan melakukannya tanpa bergantung pada alat atau mesin, sehingga lebih efektif melakukannya," ujarnya. 

Para peneliti kini menganalisis temuan mereka lebih dekat, untuk mencari pola diantara peserta studi yang tampak, untuk mendapatkan manfaat dalam sudut pandang penurunan berat badan, dari memakai alat tersebut. "Jika kita bisa mengidentifikasi orang dengan karakteristik tertentu yang akan benar-benar termotivasi oleh perangkat, maka mudah-mudahan kita bisa membuat beberapa rekomendasi yang benar-benar membantu." ujar Jakicic.





(TIN)