Penelitian: Konsumsi Ikan Pengaruhi Kualitas Tidur Anak

Anindya Legia Putri    •    Jumat, 22 Dec 2017 12:51 WIB
kesehatan
Penelitian: Konsumsi Ikan Pengaruhi Kualitas Tidur Anak
Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu rheumatoid arthritis, menurut National Institutes of Health. (Foto: Lauren Lester/Unsplash.com)

Jakarta: Penelitian terbaru menunjukkan bahwa apa yang anak-anak Anda makan saat makan malam berpengaruh pada kualitas tidur malamnya.

Periset dari University of Pennsylvania menemukan bahwa anak-anak yang makan ikan minimal seminggu sekali memiliki tidur yang lebih baik serta manfaat lainnya yakni meraih IQ yang lebih tinggi dari rata-rata.

Seperti yang dicatat oleh para peneliti, asam lemak omega-3 yang terdapat pada ikan telah terbukti dapat memperbaiki tidur dan meningkatkan kecerdasan. Dilansir dari Newsweek.com, periset meneliti 541 anak-anak di China berusia antara 9 dan 11 tahun untuk menjawab kuesioner tentang seberapa sering mereka mengonsumsi ikan selama empat minggu. 

Kemudian, mereka juga mengikuti Skala Kecerdasan Wechsler untuk Anak-Revisi, tes IQ di China yang mengukur kemampuan verbal dan nonverbal. Untuk mengukur seberapa baik anak-anak tidur di malam hari, orangtua ikut menyelesaikan kuesioner yang mengukur panjang tidur serta gangguan malam dan kelelahan di siang hari.

Dari hasil riset diketahui bahwa pemakan ikan mingguan memperoleh 4,8 poin lebih tingi pada tes IQ ketimbang mereka yang jarang atau tidak pernah mengonsumsi ikan dalam makanan mereka. Selain itu, makanan juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik karena pemakan ikan mengalami lebih sedikit gangguan sepanjang malam.


(Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu rheumatoid arthritis, menurut National Institutes of Health. Foto: Jennifer Pallian/Unsplash.com)

(Baca juga: Makan Ikan Dapat Meredakan Gejala Nyeri Sendi)

Tentu saja, penelitian ini bersifat observasional sehingga tidak ada hubungan kausal yang bisa dibuktikan. Namun, tim berharap bisa melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan uji coba terkontrol dan subjek dewasa. Temuan terbaru ini menambah area penelitian yang baru yang mengeksplorasi dampak makanan pada tubuh kita.

"Di sini kita melihat manfaat omega-3 yang berasal dari makanan kita, bukan dari suplemen," ujar perawat terdaftar Jianghong Liu.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu rheumatoid arthritis, menurut National Institutes of Health. Jika Anda ingin merasa nyaman saat beristirahat, maka menambahkan satu porsi ikan ke dalam makanan Anda mungkin akan membantu kualitas tidur Anda. 

Dan lebih baik untuk menghindari saus panas dan keju sebelum tidur juga. Sebuah studi di Kanada menunjukkan bahwa orang-orang yang mengonsumsi saus panas dan keju lebih cenderung memiliki mimpi buruk dan masalah tidur, menurut buku Eat This, Not That.









(TIN)