Sehat Sampai Tua

   •    Senin, 12 Mar 2018 18:20 WIB
kesehatan
Sehat Sampai Tua
Menghindari junk food salah satu langkah menuju hidup sehat. (Foto terbit: SXC HU)

Jakarta: Mayoritas orang tidak akan memikirkan kandungan gizi yang terdapat pada makanan. Alih-alih berpikir, orang cenderung langsung menyantap makanan apa saja yang disajikan di depan mata.

Disadari atau tidak, setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat memberi nilai tambah bagi kesehatan atau sebaliknya. Jika anda mulai mengkhawatirkan kesehatan setelah berusia 50 tahun, sebaiknya anda mulai selektif memilih makanan.

Melansir Khaleejtimes, berikut ini makanan yang harus anda hindari jika ingin tetap sehat sampai usia 60-70an. 

Daging merah
Menu daging dalam porsi makan memang penting sebagai salah satu asupan protein. Namun jumlahnya harus dibatasi.

Meski dibatasi, jangan pernah menghilangkan menu daging dalam porsi makan anda. Sebab, akan ada dampak luar biasa yang bisa mengganggu kesehatan jantung dan peradangan dalam tubuh jika anda tidak mengonsumsi daging sama sekali.

American Institute for Cancer Research menyarankan asupan daging yang diperbolehkan hanya sekitar 18 ons seminggu.

Lemak hewan
Semua lemak hewan tinggi akan lemak trans. Lemak ini dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dan berisiko terhadap penyakit jantung.

Sebagai pengganti, pilihlah lemak sehat yang terdapat pada alpukat, minyak zaitun, atau biji anggur. Selain itu ingat bahwa anda tak membutuhkan minyak saat memasak. Jika terpaksa menggunakan minyak saat memasak, anda bisa menetralisasinya dengan jus lemon.

Karbohidrat olahan
Untuk memastikan kandungan gizi dalam karbohidrat tetap terjaga, pastikan produk karbohidrat tidak diolah secara berlebihan

Ketika anda memilih gandum atau beras misalnya, pilihlah yang bentuknya masih wholegrain. Jaga agar tetap utuh dan sehat serta hindari biji olahan seperti pasta, nasi putih, dan roti putih yang bijinya sudah diproses.

Minuman manis
Minuman manis atau berkarbonasi erat kaitannya dengan kerusakan gigi, sindrom metabolik, dan obesitas. Jika anda ingin tetap sehat, air mineral, jus sayuran, atau air yang mengandung buah segar (infused water) sudah cukup untuk memenuhi asupan cairan harian anda.

Garam
Banyak orang menaburkan sedikit garam dalam masakan atau makanan sebelum disantap. Salah? ya! Sudah lama diketahui bahwa garam adalah cara paling ampuh menguras cairan dalam tubuh.

Idealnya, asupan garam dalam satu hari hanya sekitar 1.500 miligram atau satu sendok teh saja. Hindari makanan olahan seperti keju, camilan kemasan, dan makanan beku.

Anda bisa mengganti kebiasaan makan tak sehat anda dengan makanan segar dengan tambahkan sedikit cuka atau perasan jeruk untuk menambahkan rasa pada makanan anda.




(MEL)