Yang Terjadi di Dalam Tubuh Anda Saat Galau dan Patah Hati

Yatin Suleha    •    Senin, 09 Oct 2017 16:45 WIB
psikologi
Yang Terjadi di Dalam Tubuh Anda Saat Galau dan Patah Hati
Perasaan sedih atau galau ternyata bisa menyebabkan efek secara fisik. (Foto: Xavier Sotomayor/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perasaan sedih atau galau ternyata bisa menyebabkan efek secara fisik. Tak percaya? Dilansir dari Healthline.com, terapis individual, pasangan, dan grup Courtney Nesbitt, L.C.S.W., mengatakan bahwa ia percaya 100 persen bahwa galau, depresi, atau patah hati dan secara emosional terluka, bisa berdampak pada kesehatan secara fisik.

"Pikiran dan otak Anda merupakan organ yang sangat kuat, dan galau, sedih, patah hati, atau depresi, merupakan emosi yang sangat luar biasa kuat. Ketika dua hal ini berkombinasi, bisa secara nyata memproduksi reaksi yang bisa berdampak secara fisik." 



Sakit di Hati dan Tubuh Anda
Meski para peneliti setuju bahwa patah hati bisa menyebabkan dampak sakit fisik dan efek lainnya, namun "faktor mengapa" hal tersebut bisa terjadi (antara yang Anda rasakan dengan dampak pada fisik Anda) belumlah jelas.

Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa orang yang mengalami patah hati, menunjukkan bahwa aktivitas di otak menunjukkan sakit pada fisik mereka yang sama, ketika ditunjukkan foto orang-orang yang telah menyakiti hati mereka. 

"Penelitian menunjukkan hal seperti penolakan, dan emosi serta sakit secara fisik, semua itu diproses di area yang sama di bagian otak Anda," tulis studi tersebut.

(Baca juga: 5 Penyebab Stres yang Sering Tidak Disadari)

Menurut penulis Meghan Laslocky, yang menulis buku tentang "patah hati", ini bisa terjadi akibat kedua aktivasi simpatik dan parasimpatik dalam sistem ini yang dipicu secara bersamaan.

Sistem Parasimpatik yang merupakan bagian dari sistem saraf yang menangani sistem tubuh Anda untuk santai, seperti sistem pencernaan, dan produksi saliva, fungsi tersebut memperlambat laju jantung dan pernapasan. 



Sistem saraf simpatik, di sisi lain, membuat tubuh juga siap untuk melakukan aksi, apakah lari (menghindari masalah) atau siap (secara bulat dalam melakukan sesuatu). 

Respons tersebut yang mengirimkan hormon-hormon melalui tubuh Anda yang meningkatkan denyut jantung dan membangunkan otot-otot Anda. Ketika kedua hal tersebut secara spontan terjadi, hal tersebut membuat tubuh Anda akan mengalami hal yang tidak enak, bahkan bisa berakibat seperti misalnya sakit pada bagian dada Anda.

"Aku bahkan pernah bertemu dengan pasien yang stroke dan mendapatkan serangan jantung akibat patah hati. Dan ini mengilustrasikan bagaimana kuatnya pengalaman-sedih, patah hati, atau galau yang secara emosi bisa menyakiti kita-yang berpengaruh ke bagian fisik kita," ungkap terapis Nesbitt.











(TIN)