Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Telinga

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 11 Jan 2017 12:54 WIB
kesehatan telinga
Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Telinga
Mendengarkan earphone selama lima jam dalam seminggu berpotensi dapat merusak telinga secara permanen. (Foto: Ahonorl)

Metrotvnews.com, Jakarta: Telinga adalah salah satu organ yang paling sensitif pada tubuh. Sehingga, sangat sensitif dan mudah mengalami kerusakan.

Dikutip dari Boldsky.com, setidaknya ada tiga kebiasaan sebagian besar orang yang dapat merusak organ yang berfungsi untuk mendengar. Diantaranya, membersihkan telinga secara manual menggunakan cotton bud.

Hampir seluruh orang menggunakan alat ini untuk membersihkan kotoran telinga. Penelitian telah membuktikan, cara ini dapat merusak gendang telinga mereka. 

Selain itu, cara ini dapat merusak kelenjar di liang telinga luar. Kelenjar ini berfungsi untuk  untuk menjebak partikel kecil yang masuk ke dalam telinga. Oleh karena itu, cotton bud tidak dianjurkan untuk membersihkan kotoran di telinga. 

(Baca juga: Obati Telinga Gatal dengan Hal Berikut)

Kebiasaan lain yang dapat merusak pendengaran yaitu mengorek telinga dengan jari. Cara ini biasa dilakukan oleh orang ketika merasakan gatal pada bagian dalam telinga.

Perlu diketahui, mengorek dengan jari dapat mengakibatkan telinga mengalami infeksi. Sebab, bakteri yang ada di kuku akan pindah saat mengorek telinga dengan jari.

Selain jari, jangan biasakan mengorek telinga menggunakan seperti kertas, pensil atau benda lainnya. Sebab, potensi infeksi akan lebih besar jika benda yang Anda gunakan mengandung bakteri berbahaya. 


Kebiasaan lain yang berpotensi merusak telinga yaitu menggunakan earphone dalam waktu yang lama dengan dengan volume di atas normal.

Sekedar informasi, mendengarkan earphone selama lima jam dalam seminggu berpotensi dapat merusak telinga secara permanen.

Selain itu kebiasaan lain dan sering diabaikan oleh kebanyakan orang yaitu mengabaikan rasa sakit yang timbul di telinga. 

Radang pada telinga biasanya berkaitan dengan organ lain, seperti tenggorokan. Oleh karena itu, segera lakukan tindakan medis jika mengalami gangguan pendengaran atau radang pada telinga.






(TIN)