Tanda-tanda Terjadi Pembekuan Darah yang Berbahaya di Tubuh

Torie Natalova    •    Minggu, 27 Nov 2016 12:25 WIB
informasi kesehatan
Tanda-tanda Terjadi Pembekuan Darah yang Berbahaya di Tubuh
(Foto: Prevention)

Metrotvnews.com, Jakarta: Proses pembekuan darah sangat penting ketika terjadi pendarahan. Sebaliknya, pembekuan darah bisa berbahaya pada kondisi tertentu, terutama jika terbentuk di vena dalam dekat otot.

Dijelaskan Luis Navarro, pendiri The Vein Treatment Center di New York, ketika gumpalan darah terbentuk dalam sistem yang lebih dalam ini, mereka bisa menyakitkan dan sangat berbahaya.

Pembekuan ini sering disebut depp vein thrombosis atau DVT. Kondisi ini seperti menghambat perjalanan darah dan menyebabkan sirkulasi darah mengalami kemacetan sehingga mencegah darah mengalir ke seluruh bagian tubuh.

Kondisi ini bisa menjadi serius jika DVT menjauh dari tempat aslinya dan berpindah ke paru-paru Anda. Ini bisa menyebabkan pulmonary embolism (PE), pembekuan yang mencegah organ-organ vital mendapatkan oksigen dan darah yang mereka butuhkan.

PE dapat merusak paru-paru dan organ lainnya sehingga bisa berakibat fatal bagi tubuh. Karenanya, sangat penting mengenali gejala pembekuan darah karena beberapa dari Anda sering mengalaminya tanpa disadari.

1. Bengkak di satu tungkai

Kaki atau lengan yang bengkak merupakan salah satu tanda paling umum DVT. Gumpalan darah dapat memblokir aliran darah sehat di kaki dan darah dapat menggenang di belakang gumpalan dan ini menyebabkan bengkak. Bengkak pada kaki bisa saja normal jika memang terjadi dalam beberapa kondisi. Namun, jika tungkai kaki atau tangan membengkak dengan cepat dan dibarengi rasa sakit, bisa jadi itu tanda DVT.

2. Kaki atau lengan sakit

Biasanya, sakit DVT terjadi berbarengan dengan gejala lain seperti bengkak atau kemerahan. Tetapi, ini juga dapat terjadi secara tunggal. Sayangnya, rasa sakit dari gumpalan darah dapat dengan mudah keliru ditengarai sebagai kram otot atau otot
tegang. Nyeri DVT bisa terjadi ketika Anda berjalan atau melenturkan kaki ke atas.

3. Garis-garis merah di kulit

Benar bahwa memar adalah jenis gumpalan darah dan bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Tetapi Anda tidak bisa melihat DVT
seperti memar. Biasanya, Anda akan melihat beberapa perubahan warna memar seperti garis-garis merah di sepanjang pembuluh
darah Anda dan membuat lengan atau kaki terasa hangat saat disentuh.

4. Nyeri dada

Sebuah nyeri di dada dapat membuat Anda berpikir tentang serangan jantung, tetapi ini bisa jadi tanda pulmonary embolism (PE) atau nyeri dada. Namun, PE cenderung lebih tajam dan menusuk serta terasa memburuk ketika Anda mengambil napas dalam-dalam. Serangan jantung seringkali terpancar dari daerah atas tubuh seperti bahu, rahang atau leher.

5. Sesak napas atau detak jantung cepat

Pembekuan darah di paru-paru menghambat aliran oksigen. Ketika oksigen rendah, detak jantung Anda lebih cepat dan Anda kesulitan bernapas. Anda mungkin juga merasa lemas atau pingsan

6. Batuk tanpa sebab

Batuk yang disertai dengan sesak napas, detak jantung cepat atau nyeri dada bisa jadi tanda pulmonary embolism. Batuk akan
kering tapi terkadang beberapa orang akan mendapatkan batuk lendir atau darah.


(DEV)