Atasi Nyeri Sendi Saat Perjalanan Ibadah Haji atau Umroh

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 25 Aug 2017 15:26 WIB
kesehatanhaji dan umroh
Atasi Nyeri Sendi Saat Perjalanan Ibadah Haji atau Umroh
Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan bila nyeri sendi muncul dalam perjalanan ibadah di tanah suci menurut dr. Sri Wahyuni, SpKFR. (Foto: DawnTravels/Pinterest)

Metrotvnews,com, Jakarta: Salah satu gangguan kesehatan yang paling umum dalam melaksanakan ibadah Haji dan umroh adalah nyeri sendi akibat berjalan kaki dengan jarak yang lebih panjang daripada biasanya. 

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan bila nyeri sendi muncul dalam perjalanan ibadah di tanah suci menurut dr. Sri Wahyuni, SpKFR, Dokter Spesialis Rehabilitasi Arfa Pain and Spine Center di RS Meilia Jakarta.



1. Istirahat sejenak
Berhenti sejenak saat nyeri muncul, jika memungkinkan rebahkan badan Anda dan beristirahatlah. Pada kasus nyeri lutut, merebahkan badan sembari mengangkat kaki dengan posisi lutut lebih tinggi dari pinggang untuk mengurangi rasa nyeri. 

“Hindari aktivitas yang menggunakan lutut sebagai tumpuan utama seperti mengangkat beban berlebih, minimal 2 x 24 jam,” jelas dr. Sri dalam sebuah rilis yang diterima Metrotvnews.com.

(Baca juga: 6 Penyakit dengan Gejala Nyeri Sendi)



2. Kompres panas atau dingin pada daerah nyeri
Ketika sudah kembali ke penginapan, lakukan kompres dingin (es) pada daerah yang mengalami nyeri minimal selama 15-20 menit, dua kali dalam sehari. Setelah 3 hari sudah melakukan kompres dingin, gantilah dengan kompres panas di hari ke-4. Lakukan setidaknya 10 hingga 15 menit dalam sehari.  



3. Kompresi
Penggunaan perban elastis, sebagai kompresi terutama pada lutut juga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri. “Pilih ukuran perban yang sesuai, tidak boleh terlalu kencang atau longgar,” jelas dr. Sri. 

Ia menambahkan, tetap gunakan perban saat beraktivitas, misalnya dalam perjalanan dari penginapan ke Masjidil Haram, dan lepaskan perban pada saat tidur atau mandi.



4. Medikamentosa
Penatalaksanaan secara medikamentosa untuk menghilangkan nyeri sendi dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya pemberian obat inflamasi non-steroid (NSAID), suntikan asam hyaluronate, dan juga pencegahan dengan mengonsumsi suplemen kondroitin dan glukosamin. 












(TIN)