Amankah Menggunakan Wadah Styrofoam untuk Makanan dan Minuman?

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 22 Aug 2017 10:59 WIB
kesehatan
Amankah Menggunakan Wadah Styrofoam untuk Makanan dan Minuman?
Polystyrene dari gelas Styrofoam mengandung styrene, sebuah karsinogen yang dapat menyebabkan iritasi dan keluarnya selaput lendir dari mata dan hidung. (Foto: Javier Molina/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penggunaan gelas Styrofoam untuk minuman hangat adalah hal yang sudah biasa. Namun, sebaiknya Anda mulai menghentikan kebiasaan tersebut.

Styrofoam adalah sebuah merek dari material bernama polystyrene. Polystyrene disuntikkan dengan gas untuk menghasilkan busa polystyrene yang kemudian digunakan untuk membungkus sesuatu.

(Baca juga: Bahaya Styrofoam dan Cara Membatasi Penggunaannya)



Namun, amankah bila digunakan untuk wadah minuman?

Polystyrene dari gelas Styrofoam mengandung styrene, sebuah karsinogen yang dapat menyebabkan iritasi dan keluarnya selaput lendir dari mata dan hidung. Selain itu, partikel tersebut juga dapat menyebabkan meningkatnya pusing, konsentrasi menurun, dan mengganggu fungsi hormon pada tiroid.

Styrene juga membutuhkan waktu selama 500 tahun untuk membusuk. Jadi, produk tersebut memang sekali pakai namun butuh waktu lama untuk mengurai. Selain itu, proses pembuatan polystyrene juga dapat menyebabkan polusi udara dalam cakupan yang luas.

Jika Anda ingin beralih dari gelas styrofoam, cobalah gunakan gelas biodegradasi dimana jenis wadah ini menggunakan karton untuk menjaga panas minuman dan memiliki tingkat racun lebih kecil.

Anda juga bisa menggunakan gelas yang terbuat dari stainless steel atau aluminium. Anda hanya perlu mencucinya setiap hari dan tak menambah sampah lingkungan. 












(TIN)