Posisi Tidur yang Baik untuk Kesehatan Bayi

Raka Lestari    •    Senin, 23 Apr 2018 18:16 WIB
kesehatan anak
Posisi Tidur yang Baik untuk Kesehatan Bayi
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Posisi tidur bayi sangat menentukan apakah bayi bisa tidur nyenyak atau tidak. Banyak orang percaya bahwa telentang adalah posisi terbaik yang menjadi rekomendasi dari American Academy of Pediatrics sejak 20 tahun lalu.

Menidurkan bayi dengan posisi telentang juga bisa mengurangi kejadian Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

"Posisi tengkurap dan menghadap ke bawah pada kasur dapat membatasi napas bayi, terutama jika tidur di permukaan yang lembut," ujar Dr Ken Feuerstein, seorang dokter anak di New York kepada Romper.

Menurut California Department of Public Health, usahakan agar bayi tidur pada tempat tidur dengan permukaan yang rata. Sebab, tidur pada kasur dengan permukaan tidak rata dapat menyebabkan bekas di sekitar hidung dan mulut bayi dan memerangkap karbon dioksida yang dihembuskan. Ini bisa berakibat fatal.

Namun sayangnya, ketika bayi sudah bisa berguling-guling sendiri hal itu sulit dikendalikan. Anda tidak bisa membalikkan posisi mereka menjadi telentang setiap saat.

Pak Fern Hauck, MD dan pakar SIDS di Baby Center menjelaskan bahwa begitu bayi dapat berguling, maka tidak perlu membetulkan posisi tidur mereka setiap waktu. Dia juga menyebutkan bahwa 90 persen kematian SIDS terjadi pada bayi yang kurang dari enam bulan, dengan puncaknya berada di kisaran satu sampai tiga bulan, sehingga setelah mereka dapat berguling sendiri, risiko SIDS pun akan menurun. 


Lihat video:




(DEV)