Brain Freeze, Sensasi Dingin di Otak saat Mengonsumsi Makanan Dingin

Raka Lestari    •    Kamis, 26 Jul 2018 10:00 WIB
kesehatan
Brain Freeze, Sensasi Dingin di Otak saat Mengonsumsi Makanan Dingin
(Foto: Women's Health)

Jakarta: Brain freeze merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyebutkan sensasi dingin yang menusuk di otak. Biasanya terjadi ketika Anda mengonsumsi es krim, es batu, atau makanan yang terlalu dingin.

Namun, sebenarnya ada nama ilmiah untuk brain freeze itu sendiri yaitu ganglioneuralgia sphenopalatina. Tetapi memang nama yang populer adalah brain freeze. 

Pada dasarnya, brain freeze merupakan salah satu jenis sakit kepala, menurut Clifford Segil, M.D., ahli saraf di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica, Calif. Ketika Anda makan atau minum sesuatu yang sangat dingin, sangat cepat, ada perubahan suhu super cepat di bagian atas mulut Anda (langit-langit mulut Anda) dan bagian belakang tenggorokan Anda, menyebabkan pembuluh darah tersebut menyempit atau menutup.

Pembuluh darah yang menyempit itu juga mempengaruhi arteri serebral anterior, yaitu pembuluh darah penting yang memasok darah beroksigen ke lobus frontal otak Anda, kata Segil. Dan membuat reseptor rasa sakit di meninges Anda dengan cepat melebar dan berkontraksi. Ini memicu saraf trigeminal Anda, yang pada dasarnya mengirimkan sensasi dari wajah dan rongga mulut ke otak dan kemudian memproses sensasi itu sebagai rasa sakit, kata Segil.

Namun jika Anda memang harus makan atau minum yang sangat dingin, cobalah untuk meletakkan lidah Anda di langit-langit mulut Anda atau minum sesuatu dengan suhu ruang untuk menstabilkan suhu mulut.  Menghirup nafas melalui hidung Anda juga dapat membantu menghangatkan mulut Anda dan mempercepat terjadinya pembekuan otak Anda juga, ujar Segli. 




(DEV)