Ketika Berkirim Foto pada Pasangan Berujung Kekerasan

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 06 Apr 2018 11:55 WIB
romansapsikologi
Ketika Berkirim Foto pada Pasangan Berujung Kekerasan
Jika pasangan memaksakan untuk mengirimkan foto yang mengarah ke pornografi dengan cara "memaksa" hal tersebut menjadi tak normal karena membuat orang lain tak nyaman. (Foto: James Sutton/Unsplash.com)

Jakarta: Beberapa orang memiliki cara tersendiri dalam menunjukkan rasa sayangnya pada pasangan, misalnya mengirimkan foto diri.

Namun, bila yang dikirimkan adalah bagian tubuh pribadi yang mengarah ke pornografi, apakah hal tersebut tergolong wajar?

"Ini tergantung kenyamanan dari pasangan tersebut. Kalau keduanya merasa normal, tak apa. Tapi ada juga yang menganggapnya aneh," ujar sexpert Elizabeth Santosa dalam peluncuran Supreme Premium Condoms, Kamis 5 April 2018 lalu. 

(Baca juga: Trik Move On dari Mantan Kekasih)


(Jika pasangan memaksakan untuk mengirimkan foto yang mengarah ke pornografi dengan cara "memaksa" hal tersebut menjadi tak normal karena membuat orang lain tak nyaman. Foto: Neonbrand/Unsplash.com)

Namun, hal itu menjadi tak normal ketika pasangan merasa tak nyaman dan ada unsur pemaksaan.

"Ini bisa menjadi cikal bakal kekerasan dalam hubungan," tambahnya.

Jika sudah demikian, pasangan dapat membujuk agar kebiasaan yang tak disukai tersebut bisa dihentikan. 

Ketika masih tak ada perubahan sifat, wanita yang akrab disapa Lizzy tersebut menyarankan untuk membawanya ke tenaga ahli atau psikiater untuk berkonsultasi. 







(TIN)