Selain Estrogen dan Testosteron, Ketahui 7 Hormon Penting Ini

Torie Natalova    •    Jumat, 07 Oct 2016 10:00 WIB
kesehatan
Selain Estrogen dan Testosteron, Ketahui 7 Hormon Penting Ini
Ketahui beberapa hormon lain yang memiliki perannya masing-masing dalam tubuh. (Foto: Lionessebeautybar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang awam dengan dunia medis, mungkin hanya mengetahui hormon dalam tubuh hanya ada dua yakni hormon estrogen dan testosteron. 

Anda, khususnya para wanita harus tahu ada beberapa hormon lain yang memiliki perannya masing-masing dalam tubuh.

Ya, hormon memiliki peran penting untuk kinerja tubuh Anda. Berikut adalah beberapa hormon yang patut wanita ketahui.

1. Progesteron
Hormon ini sangat penting saat kehamilan karena membantu rahim menerima dan beradaptasi kehadiran sperma. Progesteron juga akan mengalami kenaikan dan turun secara dramatis selama haid. 

Saat haid, hormon ini menjadi lebih tinggi sehingga bisa mempengaruhi suasana hati Anda dan makan sangat banyak. Jika hormon ini tidak berfungsi baik, bisa berarti adanya komplikasi kehamilan, haid yang tidak teratur, energi yang menurun atau kenaikan berat badan. Tes darah bisa menjadi solusi masalah hormon ini.

2. Tiroid
Hormon kelenjar tiroid merupakan alat pengukur metabolisme tubuh. Mulai dari nafsu makan dan kadar energi hingga waktu haid, tiroid memainkan peran penting. 

Jika tiroid Anda memproduksi terlalu banyak hormon, Anda akan merasa gugup, makan berlebih, gelisah, pengeroposan tulang atau jantung berdebar juga merasa panas sepanjang waktu. Tiroid yang bermasalah bisa menyebabkan pikiran tidak fokus hingga siklus haid menjadi panjang dan berat.

(Baca juga: 5 Cara Meningkatkan Hormon Bahagia)

3. Paratiroid
Hormon paratiroid berperan untuk membantu mengatur darah, organ dan kadar kalsium tulang Anda. Hormon juga membantu tubuh memecah dan memetabolisme vitamin D.

Tanda hormon ini tidak bekerja baik antara lain, tangan atau kaki kejang dan detak jantung tak beraturan. Kelebihan paratiroid bisa menyebabkan dehidrasi, batu ginjal dan osteoporosis.

4. Kortisol
Hormon ini bisa meningkat ketika Anda dalam kondisi stres. Kortisol membantu membentuk memori, mengontrol kadar gula darah, menjaga garam tubuh dalam keadaan seimbang, dan membatasi peradangan.

Tanda hormon ini tidak bekerja baik yakni wajah memerah, rambut rontok, rambut halus menutupi wajah Anda, osteoporosis dan siklus haid yang tidak teratur.

5. Insulin
Hormon insulin membuat sel-sel di otot, lemak dan hati Anda menyerap glukosa atau energi yang beredar dalam darah. Energi yang diedarkan dalam darah itu berasal dari makanan yang Anda konsumsi.

Kelebihan atau terlalu sedikit hormon insulin bisa mengacaukan kemampuan tubuh untuk mengelola glukosa darah. Pada awalnya, masalah hormon ini akan menyebabkan rasa haus yang ekstrim, sering buang air kecil. 

Hormon ini juga bisa memicu penyakit diabetes. Tes glukosa darah bisa menjadi solusi untuk menghindari diabetes.

6. Melatonin
Melatonin membantu membuat tidur Anda lebih nyenyak di malam hari dan berperan penting dalam membangun energi serta tingkat nafsu makan Anda. Ketika melatonin bermasalah, Anda akan merasa ngantuk di siang hari dan akan terjaga di malam hari sehingga Anda akan kekurangan waktu tidur.

Kebanyakan orang melakukan cara alami untuk membantu menstabilkan hormon ini seperti mengatur waktu tidur, bangun, dan jadwal makan yang konsisten.

7. Ghrelin
Mungkin Anda sangat jarang mendengar hormon ini. Hormon ghrelin menciptakan rasa lapar. Hormon ini juga berperan untuk memberitahu usus Anda agar mulai membuat asam pencernaan dan air untuk membantu memecah makanan yang dimakan.

Tanda kinerja hormon ini menurun yakni Anda merasa lapar lagi meski baru saja makan. Masalah pada hormon ini juga bisa berasal dari diet karbohidrat atau diet gula tinggi.






(TIN)