5 Penyakit Mata yang Perlu Anda Ketahui

Torie Natalova    •    Senin, 14 Nov 2016 16:05 WIB
kesehatan mata
5 Penyakit Mata yang Perlu Anda Ketahui
Katarak muncul ketika lensa alami mata Anda menjadi berkabut. Hampir semua pasien yang semakin tua mengalami katarak. (Foto: Womenshealthmag)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mata bisa memancarkan segalanya termasuk cinta. Namun, di dunia medis, mata bisa menjadi tanda masalah kesehatan tertentu. "Mata adalah organ vital yang dapat mempengaruhi aktivitas harian Anda dan kualitas hidup," ujar ahli mata Ravi D. Goel dari Wills Eye Surgical Network, New Jersey.

Sebuah penyakit atau trauma yang tidak terduga, dapat mempengaruhi pandangan Anda dalam melakukan hal apapun. Tentu saja, beberapa penyakit seperti degenerasi makular adalah masalah yang serius.

Para ahli dari American Academy of Ophthalmology menjelaskan beberapa kondisi atau penyakit yang berhubungan dengan mata yang harus Anda ketahui.



1. Glaukoma
Glaukoma merupakan penyakit mata yang merusak saraf optik mata, yang mengirimkan informasi visual ke otak Anda. Penyakit ini menjadi penyebab kedua kebutaan di dunia menurut WHO. Lebih dari 3 juta orang di Amerika memiliki glaukoma namun hanya sebagian dari mereka yang menyadarinya.

Di awal, glaukoma tidak memiliki gejala. Namun, di dalam mata Anda mengalami tekanan yang meningkat dan titik-titik kebutaan berkembang di sisi pandangan Anda. Titik ini bisa tidak terdeteksi sampai saraf optik memiliki kerusakan yang serius atau pemeriksaan mata lengkap oleh dokter.

Untuk mencegah glaukoma, sebaiknya lakukan cek mata sejak usia menginjak 40 tahun. Jika memiliki riwayat penyakit mata di keluarga Anda, mungkin risiko terkena glaukoma lebih besar.



2. Konjungtivitis
Lebih dikenal dengan sebutan 'pink eye', konjungtivitis merupakan penyakit yang paling umum terjadi. Ini terjadi ketika jaringan yang jelas di atas bagian putih mata Anda mengalami radang. Ini membuat mata Anda berwarna merah muda juga gatal, atau berair. Kelopak mata juga mungkin akan menutup sedikit sehingga bisa membuat pandangan kabur. 

Konjungtivitis ini bisa menular. Karenanya, rutin mencuci tangan Anda dan tidak berbagi handuk atau bantal. Biasanya penyakit ini sembuh dalam waktu 10 hari.

(Baca juga: Ini Penyebab Gatal pada Mata)



3. Degenerasi makula
Age related macular degeneration (AMD) adalah penyebab paling umum kebutaan orang dewasa di Amerika saat ini. Penyakit ini menyerang bagian makula, daerah kecil pada retin yang membantu melihat secara jelas dan detail, mengalami kerusakan. 

Penyakit ini tidak memiliki gejala yang langsung, tapi jangan abaikan gangguan visual di tengah penglihatan Anda. Selain itu, apapun perubahan penglihatan yang Anda alami, segera hubungi dokter. Tidak ada cara untuk mencegah AMD. Namun, Anda bisa memperlambat perkembangannya dengan mengontrol tekanan darah, makan makanan sehat untuk mata, menjaga tubuh dari kegemukan, hindari merokok dan rutin memeriksakan mata.



4. Ablasi retina

Ini terjadi ketika retina, jaringan sensitif mata yang mengirimkan pesan bergambar ke otak Anda keluar dari posisinya. Ini memang sangat jarang terjadi. Bahkan beberapa studi mengatakan hanya 1 persen dari populasi yang mengembangkan penyakit ini. Salah satu gejalanya pada beberapa pasien, mereka melihat bayangan gelap buram dimulai dari sisi-sisi mata dan perlahan mulai melebar. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera ke dokter mata.



5. Katarak
Katarak muncul ketika lensa alami mata Anda menjadi berkabut. Hampir semua pasien yang semakin tua mengalami katarak. Penyakit ini dapat terjadi lebih cepat pada pasien yang merokok, terkena paparan sinar matahari yang signifikan atau menderita trauma.

Gejala katarak sering bertahap, mulai dari penglihatan yang kabur, silau atau ada lingkaran cahaya, sensitivitas kontras menghilang atau penglihatan ganda dalam satu mata.

Katarak hanya bisa disembuhkan melalui operasi katarak. Operasi modern hanya dilakukan dengan membuat sayatan kecil kurang dari 3 mm. Jika tidak operasi, mata Anda akan semakin menurun penglihatannya dari waktu ke waktu dan operasi akan lebih sulit jika katarak sudah parah.








(TIN)

Video /