Cara Tepat Menjaga Kebersihan Organ Genital Perempuan

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 06 Oct 2016 17:50 WIB
tips kesehatan
Cara Tepat Menjaga Kebersihan Organ Genital Perempuan
(Foto:healthpositiveinfo.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjaga kebersihan organ intim penting dilakukan untuk menghindari terjadi infeksi. Namun, tak semua wanita mengetahui cara yang tepat untuk menjaga kebersihan organ intim.

Spesialis kedokteran obstetric dan ginekologi, dr Liva Wijaya, SpOG, memberikan beberapa tips bagaimana menjaga kebersihan vagina agar terhindar dari berbagai penyakit kelamin.

Pertama, biasakan mencuci daerah kewanitaan dengan air bersih dan sabun yang tidak menimbulkan iritasi.

"Membersihkannya dilakukan dari arah depan ke belakang dan satu arah, jangan bolak-balik agar bakteri yang sudah tersapu tidak kembali lagi," ujarnya dalam media workshop It's Better To Be Protected In Your Red Days, di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Biasakan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum membersihkan vagina. Kemudian, keringkan dengan handuk atau tisu lembut yang hanya sekali pakai.

Kedua, gunakan pakaian dalam yang nyaman, tidak ketat, dan mudah menyerap keringat seperti katun. Segera ganti pakaian dalam bila area kewanitaan terasa lembab.

Untuk pemakaian pembalut atau panty liner, gantilah setiap 3-4 jam sekali karena dalam kurun waktu tersebut organ genital biasanya sudah cukup lembab yang memicu pertumbuhan bakteri.

Dalam hal perawatan dari luar, dr Liva tidak menganjurkan penggunaan losion, bedak, dan minyak bila tidak disarankan oleh dokter. Sebab, kandungan bahan pada benda-benda tersebut kemungkinan dapat menyebabkan iritasi atau alergi pada kulit sensitif.

"Jangan langsung pakai pakaian dalam yang baru dibeli. Sebaiknya, dicuci dulu karena pakaian tersebut kemungkinan sudah dipegang banyak tangan sehingga banyak kuman," ucapnya.

Penggunaan pakaian dalam atau handuk secara bergantian dengan orang lain juga tak disarankan oleh dokter yang priktek di Rumah Sakit Mitra Kemayoran Jakarta tersebut. Alasannya, cara itu akan memperbesar risiko penularan penyakit kulit maupun kelamin.

Ia juga tak menganjurkan melakukan perawatan daerah kewanitaan secara mandiri seperti douching atau internal cleaning.

Bagi mereka yang telah berhubungan seksual, lakukan pengecekan genitalia internal dan pap smear secara berkala, setiap tiga tahun sekali sebagai bentuk pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit yang berpotensi menjangkiti organ intim.


"Menjaga kesehatan secara keseluruhan juga membantu menjaga kebersihan vagina, seperti cukup tidur, olahraga, makan makanan bernutrisi, serta mnghindari rokok dan minum minuman beralkohol," kata dia.


(DEV)