Gula Alami pada Buah Bisa Menggagalkan Diet?

Torie Natalova    •    Kamis, 22 Sep 2016 14:39 WIB
diet
Gula Alami pada Buah Bisa Menggagalkan Diet?
(Foto: Healthy Living)

Metrotvnews.com, Jakarta: Buah bisa dikatakan sebagai makanan utama para vegetarian. Tak sedikit mereka mengganti nasi dengan mengonsumsi buah pada malam hari.

Memang, buah mengandung gula alami yang bisa membuat perut kenyang. Namun, beberapa orang memilih diet ekstrem dengan tidak makan gula, termasuk gula dalam buah karena takut dietnya akan gagal.

Benarkah langkah tersebut?

Menurut Alissa Rumsey, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetic, pro kontra bahwa gula pada buah dapat menggagalkan diet bermula dari kebingungan orang terhadap gula alami dalam buah, dengan gula tambahan (gula pasir dan pemanis buatan).

(Baca: Salah Strategi dalam Rencana Diet)

Gula alami yang ada pada buah, produk susu, atau sayuran bertepung, digunakan oleh tubuh dan otak sebagai bahan bakar. Tanpa gula alami ini, Anda akan kekurangan energi.

Selain itu, nutrisi lain yang ditemukan dalam buah membantu mencegah kenaikan gula seperti saat mengonsumsi permen. Ketika makan bentuk alami dari gula, Anda akan mendapatkan nutrisi tambahan seperti serat dan protein yang membantu mencegah kenaikan gula darah.

Sementara itu, gula tambahan biasanya ditemukan di minuman bersoda, jus, minuman manis, dan makanan olahan. Terlalu banyak mengonsumsi gula jenis ini bisa menyebabkan gula darah meningkat yang memicu pelepasan insulin.

Karena insulin merupakan hormon penyimpanan, insulin bisa menyimpan kelebihan gula darah sebagai lemak khususnya lemak perut. Konsumsi gula berlebih juga memicu peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Gula yang terkandung dalam buah memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Karena itu, Anda tak perlu khawatir jika mengonsumsi buah setiap hari. Satu porsi buah sekitar satu cangkir yang berisi irisan buah segar, atau satu setengah dari ukuran buah jeruk. Konsumsilah buah 2-3 porsi sehari.




 


(DEV)