Pentingnya Metode Kanguru untuk Bayi Prematur

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 06 Apr 2018 11:44 WIB
perkembangan anak
Pentingnya Metode Kanguru untuk Bayi Prematur
Perawatan Metode Kanguru (PMK) adalah perawatan dimana ibu mendekap bayi ke bagian dada untuk mengatur suhu tubuh bayi prematur. (Foto: Julie Johnson/Unsplash.com)

Jakarta: Bayi prematur membutuhkan perhatian lebih besar dibandingkan bayi normal karena lahir sebelum kandungan berusia 37 minggu.

Bayi prematur dibagi dalam tiga klasifikasi yaitu prematur ekstrem (kurang dari 28 minggu), prematur dini (28-32 minggu), dan prematur terlambat (32-37 minggu).

Salah satu masalah kesehatan pada bayi prematur adalah cenderung mengalami hipotermia atau suhu tubuh yang rendah. Inilah alasan mengapa mereka berada dalam inkubator, dimana suhu udara dapat diatur. 

Namun, meski sudah ada fasilitas tersebut, bayi juga membutuhkan sentuhan ibu untuk mengikatkan, menyembuhkan dan memelihara. 

(Baca juga: Bayi Prematur Perlu Penanganan Ekstra)


(Perawatan Metode Kanguru (PMK) adalah perawatan dimana ibu mendekap bayi ke bagian dada untuk mengatur suhu tubuh bayi prematur. Foto: Ferenc Horvath/Unsplash.com)

Inilah sebabnya mengapa ibu dari bayi prematur disarankan untuk memberi perawatan melalui sentuhan kulit, atau disebut juga Perawatan Metode Kanguru (PMK).

PMK adalah perawatan dimana ibu mendekap bayi ke bagian dada untuk mengatur suhu tubuh, menenangkan detak jantung, dan membantu bayi untuk tenang dan menyesuaikan diri di lingkungan baru.

Seperti dilansir Thehealthsite.com, metode tersebut juga membantu mencegah hipotermia pada bayi dan meningkatkan kesempatan bertahan hidup.

Metode ini juga sangat disarankan karena tak semua inkubator bisa meniru lingkungan dan suhu dalam rahim, tempat bayi tinggal sebelum dilahirkan. 

Inilah mengapa banyak rumah sakit, doula, dan bidan percaya bahwa metode di mana sang ibu harus menghabiskan beberapa saat mendekap bayi mereka sangat penting untuk bayi prematur.







(TIN)