Gaya Hidup Anda Menentukan Performa Anda di Ranjang

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 04 Oct 2017 13:10 WIB
seks
Gaya Hidup Anda Menentukan Performa Anda di Ranjang
Peneliti menilai, mereka yang mengalami disfungsi ereksi pada usia muda kebanyakan karena tidak menganut pola hidup sehat. (Foto: Stylemepretty/Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketidakmampuan bertahan lama di ranjang acap kali membuat pria tak percaya diri. Pada akhirnya, mengonsumsi obat peningkat gairah menjadi jalan pintas.

Benarkah langkah tersebut?

Dilansir dari Womenshealth.com, banyak pakar mengatakan, obat bukan solusi yang baik untuk meningkatkan ereksi pada pria. Sebagaimana diketahui, berbagai komplikasi mengancam akibat pemakaian obat berlebihan dan tanpa pengawasan dokter.

"Daripada menggunakan obat, mengadopsi gaya hidup yang sehat lebih disarankan untuk mendapatkan kehidupan seksual yang baik," tulis para pakar.



Studi yang dilakukan Journal of Sexual Medicine menemukan, modifikasi berat badan yang ideal, pola tidur yang cukup, dan olahraga yang teratur faktanya dapat meningkatkan ereksi pada organ intim pria. 

(Baca juga: 4 Tips Perbaiki Mood Seksual Anda Setelah Melahirkan)

Lewat kuisioner, para peneliti menganalisis 765 pria berusia antara 35 hingga 80 di Australia. Dalam kuisioner, para peneliti mengumpulkan data mengenai hasrat seksual, aktivitas seksual, preferensi seksual, hingga kondisi kesehatan secara keseluruhan. 

Untuk menilai fungsi ereksi, peneliti menggunakan kuisioner yang lain. Hasilnya, orang-orang yang mempunyai kebiasaan baik, maka akan memiliki kesehatan yang baik pula. Dampak tersebut juga berpengaruh terhadap kesehatan organ intim.



Darius Paduch, ahli urologi dan spesialis pengobatan seksual pria di New York mengatakan, penelitian sebenarnya dilakukan untuk melihat kemampuan ereksi pada pria usia lanjut. Namun faktanya, disfungsi ereksi banyak ditemukan pada pria usia muda.

Darius menilai, mereka yang mengalami disfungsi ereksi pada usia muda kebanyakan karena tidak menganut pola hidup sehat. Selain itu, disfungsi ereksi juga bisa terjadi pada mereka yang memiliki masalah kardiovaskular. 

"Saya sarankan untuk membuat perubahan pada gaya hidup. Saya melihat pasien mengalami peningkatan fungsi seksual setelah beralih pada gaya hidup sehat dan konsisten menggeluti kebiasaan yang sehat," kata Darius. "Mereka akhirnya bisa meninggalkan obat-obat peningkat gairah," pungkasnya. 











(TIN)