Alasan BKKBN Sarankan Dua Anak Cukup

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 16 Dec 2017 22:14 WIB
bkkbn
Alasan BKKBN Sarankan Dua Anak Cukup
Alasan BKKBN Sarankan Dua Anak Cukup (Foto: shutterstock)

Jakarta: Program Keluarga Berencana (KB) menyarankan agar masyarakat cukup memiliki dua anak saja. Mengapa jumlah tersebut yang dipilih?

Dari segi kesehatan ibu sendiri, ternyata jumlah kelahiran tersebut tergolong aman.

"Tingkat kematian pada ibu pada kelahiran pertama dan kedua adalah yang paling rendah," tukas ahli kandungan Prof. dr Biran Affandi SpOG (K) dalam temu media Forum Ngobras.

Sementara, dari kacamata pemerintah, angka teraebut diambil dengan tujuan pengasuhan tiap anak yang lebih baik.

"Kami punya komitmen, jangan sampai ada dua balita di dalam satu keluarga. Karena secara psikologis dan ekonomi akan lebih baik jika hanya ada satu balita dalam satu keluarga," papar drg. Widwiono, M.Kes selaku Direktur Bina Kesertaan Keluarga Berencana Jalur Swasta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada kesempatan yang sama.

Selain jumlah anak, Prof. Biran juga menyarankan untuk memberikan jarak kelahiran sekitar 2-4 bulan untuk pertumbuhan anak yang lebih baik.

Dengan jarak tersebut, anak pertama akan mendapatkan pengasuhan yang lebih baik, terutama karena dua tahun pertama adalah usia emas bagi pertumbuhan anak.


(ELG)