Aktivitas Musikal Bantu Kemampuan Berkomunikasi Anak dengan Autisme

Raka Lestari    •    Rabu, 07 Nov 2018 10:00 WIB
autisme
Aktivitas Musikal Bantu Kemampuan Berkomunikasi Anak dengan Autisme
Para peneliti di Université de Montréal dan McGill University menemukan bahwa aktivitas musik dapat meningkatkan keterampilan komunikasi sosial anak-anak autisme. (Foto: Ilustrasi. Dok. Jelleke Vanooteghem/Unsplash.com)

Jakarta: Para peneliti di Université de Montréal dan McGill University menemukan bahwa aktivitas musik seperti memainkan instrumen dan bernyanyi dapat meningkatkan keterampilan komunikasi sosial anak-anak autisme.

Aktivitas ini dapat meningkatkan konektivitas otak di jaringan utama dan juga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka.

McGill's School of Communication Sciences and Disorders (SCSD) mengamati 51 anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) yang berusia antara 6 hingga 12 tahun untuk berpartisipasi dalam uji klinis yang melibatkan tiga bulan intervensi berbasis musik.  

Anak-anak menjalani scan MRI untuk mengetahui kondisi awal keadaan otak mereka. Kemudian anak-anak itu secara acak ditugaskan untuk dua kelompok, satu melibatkan musik dan yang lainnya tanpa musik. Setiap sesi dilakukan di Westmount Music Therapy dan berlangsung selama 45 menit.

(Baca juga: Studi: Pelajaran Piano Tingkatkan Kemampuan Bahasa Anak)


(Para peneliti di Université de Montréal dan McGill University menemukan bahwa aktivitas musik seperti memainkan instrumen dan bernyanyi dapat meningkatkan keterampilan komunikasi sosial anak-anak autisme. Foto: Ilustrasi. Dok. Austin Nicomedez/Unsplash.com)

Dan setiap sesi selesai, para orang tua dari anak-anak tersebut melaporkan adanya peningkatan secara signifikan dalam keterampilan komunikasi anak-anak mereka. 

Megha Sharda, peneliti utama dari studi tersebut yang diterbitkan dalam Translational Psychiatry, mengatakan bahwa temuan ini menarik dan cukup menjanjikan untuk intervensi autisme. 

Aparna Nadig, seorang profesor di McGill's SCSD dan Krista Hyde, seorang profesor psikologi di Université de Montréal mengatakan bahwa daya tarik universal musik membuatnya berlaku secara global dan dapat diimplementasikan dengan sumber daya yang relatif sedikit pada skala besar dalam berbagai pengaturan seperti rumah dan sekolah. 

Penelitian ini adalah uji klinis pertama yang menunjukkan bahwa intervensi musik untuk anak-anak usia sekolah dengan autisme dapat mengarah pada perbaikan dalam komunikasi dan konektivitas otak.

Ini juga bisa memberikan penjelasan secara neuroscientific untuk perbaikan dalam komunikasi anak-anak autisme. 




(TIN)