Alasan Generasi Milenial Suka Menunda Bulan Madu

Raka Lestari    •    Senin, 14 May 2018 18:00 WIB
keluarga
Alasan Generasi Milenial Suka Menunda Bulan Madu
Menurut pakar pernikahan, ada peningkatan generasi milenial untuk menunda bulan madu mereka. (Foto: Nick Karvounis/Unsplash.com)

Jakarta: Bulan madu biasanya adalah saat-saat yang paling dinantikan oleh pasangan yang baru menikah. Mereka umumnya ingin segera pergi berbulan madu, segera setelah pesta pernikahan selesai. Namun, di zaman sekarang ini para generasi milenial cenderung lebih suka menunda bulan madu mereka. 

Pada umumnya, generasi milenial menunda bulan madu mereka karena masih banyaknya pekerjaan-pekerjaan yang harus mereka selesaikan terlebih dahulu. 

Menurut pakar pernikahan, meningkatnya jumlah pasangan yang menunda untuk melakukan bulan madu seringnya karena mereka memiliki banyak hal yang harus dilakukan berhubungan dengan pekerjaan mereka atau karena masalah cuaca. Robin Weil, pendiri Weddingplanner.co.uk melihat adanya tren peningkatan seperti ini dalam beberapa tahun terakhir. 

"Sulit untuk membuat pengaturan waktu yang pas antara pernikahan dan bulan madu yang sesuai dengan pekerjaan dari setiap pasangan," katanya kepada The Independent. 

(Baca juga: 5 Tempat Bulan Madu Terbaik)


(Menurut pakar pernikahan, meningkatnya jumlah pasangan yang menunda untuk melakukan bulan madu seringnya karena mereka memiliki banyak hal yang harus dilakukan berhubungan dengan pekerjaan mereka atau karena masalah cuaca. Foto: Farsai C./Unsplash.com)

"Biasanya kedua individu membutuhkan persiapan ketika ingin melakukan bulan madu dan pernikahan. Dan ini berarti biasanya cara yang tepat bagi pasangan adalah dengan melaksanakan bulan madu dan pernikahan dengan rentang waktu yang cukup jauh atau dengan perbedaan beberapa bulan." 

Menunda bulan madu juga bisa menjadi cara untuk menghilangkan ketegangan atau kelelahan pasca pesta pernikahan, kata Hamish Shephard, pendiri Bridebook.

"Standar pernikahan pun telah meningkat dari generasi ke generasi, saat ini pernikahan dilakukan dengan cara yang cukup mewah dan cukup merepotkan," katanya kepada Theindependent.com. 

Oleh karena itu mengapa "mini-moon" telah menjadi tren yang populer, di mana pasangan menikmati istirahat singkat di tempat-tempat lokal segera setelah pernikahan mereka sebelum melakukan perjalanan besar-besaran di kemudian hari. 

Selain itu, memiliki bulan madu yang direncanakan sedikit lebih lambat dari pernikahan memberi pasangan kesempatan untuk bisa lebih mempersiapkannya dengan baik. 





(TIN)