Newsline

IQ Rendah Cenderung Membuat Seseorang Menjadi Pribadi yang Sulit Berubah

   •    Rabu, 17 May 2017 17:31 WIB
penganiayaan anak
IQ Rendah Cenderung Membuat Seseorang Menjadi Pribadi yang Sulit Berubah
Aksi anak-anak menolak kekerasan terhadap anak. (Foto: ANTARA/Moh. Asim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat Sosial Devie Rahmawati menyebut ada banyak faktor yang bisa memengaruhi sifat agresif anak. Tak hanya soal pola asuh, IQ rendah juga dianggap berkontribusi dalam membentuk perilaku agresif anak.

Devie mengatakan anak-anak yang memiliki IQ rendah cenderung menjadi pribadi yang sulit berubah.

"Ketika pertama kali dia mengenal kekerasan, itu akan terus dilakukan. Mereka sulit dinasehati, dibimbing, dan sebagainya," kata Devie, dalam Newsline, Rabu 17 Mei 2017.

Sayangnya, hal tersebut dianggap bukan sesuatu yang besar layaknya isu politik yang mendapat porsi cukup untuk dalam hal perhatian dan pemberitaan. Sehingga empati seseorang terhadap segala bentuk kekerasan menjadi tidak peka.

"Jika dibiarkan, sama saja kita sedang menabung generasi emas yang memiliki kelemahan dari segi perspektif mental dan jiwanya," kata Devie.

IQ rendah, perhatian yang kurang, ditambah rasa empati yang terus terkikis dalam diri seseorang membuat kasus-kasus kekerasan terhadap anak sering kali dibiarkan.

Apalagi, masyarakat modern saat ini lebih tampil individualistik. Ikut campur dalam urusan orang lain meski kadang diperlukan dianggap sebagai tindakan kampungan.

Karenanya, Devie menilai yang harus diberikan edukasi dan hukuman adalah masyarakat, terutama orang tua atau mereka yang lingkungannya memang bersinggungan langsung dengan anak-anak. Selama masyarakat tak peduli dan merasa aman-aman saja, mereka tidak perlu mengubah cara mendidik meskipun terjadi kekerasan.

"Jadi yang pertama kali harus diedukasi justru kita orang dewasa. Bagiamana anak kita tumbuh sehat secara mental dan fisik kalau kita orang tuanya tidak bisa menjadi teladan. Bagaimanapun orang tua lah yang menjadi sekolah pertama bagi anak-anak," jelas Devie.




(MEL)