Ketahui Perbedaan Cinta dengan Obsesi

Raka Lestari    •    Senin, 29 Oct 2018 14:22 WIB
romansa
Ketahui Perbedaan Cinta dengan Obsesi
(Foto: Southwest)

Jakarta: Ketika membicarakan hubungan percintaan, banyak orang ingin menemukan seseorang yang berkomitmen dan setia. Namun, ada garis tipis antara cinta yang tulus dan obsesi. Lalu bagaimana Anda tahu apakah pasangan Anda benar-benar jatuh cinta atau hanya terobsesi?

Mark B. Borg, Jr ,. Ph.D, psikolog klinis dan penulis Relationship Sanity mengatakan "sebagian besar dari kita memulai hubungan cinta kita dalam keadaan tidak yakin dan kecemasan yang meningkat."

Seiring berjalannya waktu, dalam hubungan yang sehat perasaan tidak yakin dan kecemasan itu harus berkurang dan menghilang. Tetapi jika perasaan cemas itu masih ada, itu bisa mengarah pada obsesi. Jadi jika pasangan Anda melakukan salah satu dari hal-hal ini, para ahli mengatakan itu mungkin bukan cinta tetapi obsesi:

1. Butuh pengakuan

Cinta adalah hubungan yang timbal balik, menurut pakar hubungan Marni Kinrys kepada Bustle. Pasangan harus memberi dan menerima dalam jumlah yang sama. Tetapi ketika seseorang terobsesi, mereka cenderung memberi lebih banyak daripada yang mereka terima. Menurut Kinrys, motivasi mereka di balik pemberian mereka akan mendapat pengakuan daripada rasa cinta.

2. Sangat bergantung

Anda akan tahu itu obsesi jika mereka bertindak dengan cara yang tidak rasional dan berharap Anda selalu ada untuknya. 

3. Harus selalu tahu posisi Anda

Peduli terhadap pasangan memang merupakan hal yang baik. Tapi ada garis tipis antara peduli dan berusaha mengendalikan. Misalnya, jika mereka perlu tahu di mana Anda berada setiap saat dan dengan siapa Anda bersama, itu bisa menjadi perilaku obsesif.

"Ini cinta ketika mereka perhatian dan peduli tentang kebutuhan Anda, tetapi  Jika "kepedulian" mereka mulai terasa berlebihan itu mungkin obsesi, dan itu merupakan sesuatu yang harus Anda bicarakan dengan mereka, ujar Leikam.

4. Anda merasa pasangan tidak memberikan dukungan

"Ketika seseorang terobsesi dengan Anda, mereka mungkin tidak menyukai Anda tumbuh menjadi diri sendiri atau memiliki kemandirian apa pun," ujar Rori Sassoon, relationship expert. Misalnya, jika Anda mendapatkan promosi di tempat kerja, mereka mungkin tidak tampak bahagia dan bersemangat untuk Anda karena mereka berpikir bahwa  promosi Anda tersebut dapat mengubah hubungan Anda.

5. Anda selalu benar

Ketika seseorang terobsesi dengan Anda, semua yang Anda lakukan akan "benar" bahkan jika mereka tidak benar-benar setuju dengan Anda. Menurut Sassoon, mereka mungkin hanya setuju dengan semua yang Anda katakan dan lakukan agar Anda tetap ada dalam hidup mereka. Karena jika itu cinta yang tulus, pasangan Anda akan bisa jujur dengan Anda tentang perasaan mereka sendiri. Mereka tidak akan khawatir apakah mereka akan kehilangan Anda karena mengatakan yang sebenarnya.

 


(DEV)