Studi: Setelah Menjadi Orang Tua, Durasi Bersama Pasangan Berkurang Drastis

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 26 Mar 2018 11:00 WIB
keluarga
Studi: Setelah Menjadi Orang Tua, Durasi Bersama Pasangan Berkurang Drastis
Faktor utama dari hilangnya waktu berkualitas tersebut adalah jam lembur di kantor (67 persen), akhir pekan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, dan jadwal sekolah anak. (Foto: Courtesy of Pinterest/Elegant-classics.tumblr.com)

Jakarta: Sebuah studi yang melibatkan 2000 keluarga menemukan bahwa mayoritas orang tua hanya bisa berkencan 12 kali dalam satu tahun dan satu dari tiga pasangan berkencan kurang dari satu kali dalam sebulan. 

Kehidupan berkeluarga membuat orang tua memiliki sedikit waktu bersama dimana rata-rata pasangan bisa berkencan malam 20 kali setahun. 

Bahkan, saat bisa menghabiskan waktu berdua, 65 persen dari partisipan mengaku bahwa kencan yang dilakukan seperti melakukan pekerjaan rumah tangga bersama atau menjalankan tugas di luar rumah. Inilah mengapa lebih dari setengah partisipan (54 persen) merasa waktu bersama pasangan tak cukup. 

Studi yang dilakukan oleh organisasi pemasaran destinasi Visit Anaheim tersebut juga menemukan bahwa kurangya waktu teesebut berhubungan dengan jatah liburan. Rata-rata partisipan menghabiskan tujuh hari dalam setahun untuk berlibur. 

(Baca juga: 5 Hal yang Dapat Merusak Pernikahan)

Faktanya, tak mudah melakukan kegiatan bersama keluarga. Sekitar 55 persen partisipan mengaku terus berupaya agar bisa beraktivitas keluarga. 


(Faktor utama dari hilangnya waktu berkualitas tersebut adalah jam lembur di kantor (67 persen), akhir pekan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, dan jadwal sekolah anak. Foto: Courtesy of Womenshelathmag.com)

Sementara studi tersebut juga menemukan bahwa keluarga di Amerika rata-rata menghabiskan waktu 37 menit per hari untuk bercengkerama. Durasi waktu tersebut meningkat drastis di akhir pekan, yaitu menjadi dua jam 40 menit. 

Kemungkinan hal itu disebabkan karena 60 persen orang tua mendeskripsikan hari biasa sebagai hari yang sibuk dan satu dari empat orang merasa waktu berkualitas bersama keluarga berkurang karena alasan tugas, pekerjaan, sekolah, atau kesenangan lain. 

Faktor utama dari hilangnya waktu berkualitas tersebut adalah jam lembur di kantor (67 persen), akhir pekan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, dan jadwal sekolah anak. 

Jay Burress, presiden dan CEO Visit Anaheim, mengatakan bahwa liburan adalah salah satu cara untuk menciptakan waktu berkualitas. 

"Liburan menawarkan kesempatan yang menyegarkan bagi keluarga untuk meninggalkan rutinitas mereka yang sibuk di rumah dan fokus pada ikatan satu sama lain, membangun kenangan yang bertahan seumur hidup."







(TIN)