Jenis Pakaian yang Harus Dicuci Setelah Dibeli

Torie Natalova    •    Rabu, 02 Aug 2017 17:28 WIB
pakaian bekas
Jenis Pakaian yang Harus Dicuci Setelah Dibeli
Jenis Pakaian yang Harus Dicuci Setelah Dibeli (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Terkadang, setelah membeli baju atau celana baru Anda merasa malas untuk mencucinya karena ingin segera memakai. Selain itu, Anda mungkin mengetahui bahwa pakaian yang baru sudah bersih, sehingga siap untuk dipakai meski tanpa dicuci.

Menurut Lana Hogue, ahli manufaktur pakaian di Garment Industry 411, Anda harus benar-benar mencuci pakaian sebelum memakainya. Khususnya, pakaian yang tepat menyentuh kulit dan akan berkeringat.

Sekalipun kuman potensial dari bahan pabrik tidak mengganggu Anda, tapi bahan kimia pada pakaian pasti akan memberikan hal yang berbeda bagi kulit.

Menurut Hogue, hampir setiap benang atau kain yang dicelup membutuhkan bahan kimia untuk membuatnya menjadi pakaian. Sayangnya, bahan kimia itu dapat memiliki efek samping misalnya dermatitis kontak, ruam merah gatal yang muncul di mana saja, iritasi pada kulit.

Bahan kimia diperlukan untuk mencegah jamur tumbuh sehingga benang akan disemprot dengan zat anti jamur, serta bahan kimia yang membantu menghambat pertumbuhan jamur. Benang kemudian akan diubah menjadi kain yang digunakan untuk membuat pakaian.

Bahan pewarna seperi azo-anilin dan resin formaldehida cukup umum diketahui dapat menyebabkan iritasi kulit. Formaldehida adalah kategori 3 karsinogen yang memiliki tingkat bahaya terendah dan jumlahnya sangat kecil sehingga tidak akan menjadi ancaman dalam waktu lama.

Sementara itu, profesor dermatologi di Columbia University Donald Belsito juga menyarankan agar Anda mencuci pakaian yang baru dibeli karena saat pakaian berada di dalam gudang, ini bisa mengembangkan pertumbuhan bakteri, kutu, dan jamur.

Ada beberapa jenis pakaian yang harus dicuci terlebih dulu menurut Hogue yaitu, kaos kaki, pakaian dalam, kaos dalam, pakaian olahraga, kaos, celana pendek, gaun musim panas.


 


(ELG)