Pengaruh Pernikahan pada Berat Badan

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 06 Dec 2017 13:40 WIB
romansa
Pengaruh Pernikahan pada Berat Badan
("Pengantin baru mengalami kenaikan berat badan hingga dua kilogram dalam satu tahun pernikahan," tukas Dr Catherine Hankey, dosen senior di bidang nutrisi dari University of Glasgow. Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Menurut para peneliti cinta tak hanya membutakan tapi juga menggendutkan. "Pengantin baru mengalami kenaikan berat badan hingga dua kilogram dalam satu tahun pernikahan," tukas Dr Catherine Hankey, dosen senior di bidang nutrisi dari University of Glasgow.

Ia menambahkan, beberapa pasangan bahkan mengalaminya dalam kurun waktu tiga bulan jika tinggal bersama.

Hal ini dikarenakan waktu makan disesuaikan dengan pasangan, sehingga keduanya cenderung lebih banyak makan dan sedikit bergerak. "Ini adalah isu budaya yang besar. Orang-orang yang tinggal bersama harus memerhatikan berat badan mereka," ia memeringatkan.

"Menjadi gemuk akan berdampak buruk pada rasa percaya diri dan merusak hubungan." Ia berkomentar demikian karena beberapa studi menunjukkan bahwa pasangan yang bahagia terlihat dari kenaikan berat badan yang dialami.

Sebuah studi tahun 2013 yang dilakukan oleh Southern Methodist University (SMU) menemukan bahwa semakin puas pasangan dengan pernikahan mereka, maka berat badan mereka akan bertambah dalam dua tahun.

Secara kontras, pasangan yang tak bahagia dalam hubungan cenderung mengalami penurunan berat badan.


("Pengantin baru mengalami kenaikan berat badan hingga dua kilogram dalam satu tahun pernikahan," tukas Dr Catherine Hankey, dosen senior di bidang nutrisi dari University of Glasgow. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: Bukan Lemak, Ini Penyebab Berat Badan Bertambah)

Masalah berat badan tak hanya dialami pengantin baru, namun juga mereka yang menjalani hubungan romansa baru, baik pernikahan maupun bukan.

Sebuah survei tahun 2014 yang dilakukan secara daring oleh UKMedix menemukan bahwa 43 persen wanita mengalami kenaikan berat badan di tahun pertama menjalani hubungan.

Hal itu kemungkinan karena setelah menikah, mereka tak merasa berada dalam tekanan untuk terlihat sesuai dengan standar tubuh tertentu dengan tujuan menarik perhatian lawan jenis.

Di sisi lain, beberapa studi menunjukkan bahwa kegagalan pernikahan, seperti berpisah atau bercerai, juga dapat memicu kenaikan berat badan. Kebanyakan penyebabnya adalah stres dimana kaum wanita lebih besar kemungkinan untuk mengalaminya. 








(TIN)