Tatapan Mata Sangat Baik untuk Otak Bayi

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 05 Dec 2017 11:25 WIB
keluargaperkembangan anak
Tatapan Mata Sangat Baik untuk Otak Bayi
Peneliti menemukan kontak mata memicu sinkronisasi gelombang otak. Penelitian ini dipublikasikan pada 28 November di Prosiding National Academy of Sciences. (Foto: Mindy Olson P/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan, tatapan mata yang biasa dilakukan oleh orangtua dengan bayi tidak hanya sekedar memererat ikatan. Kontak mata membantu menyinkronkan gelombang otak bayi.

"Ketika orang dewasa dan bayi saling melihat satu sama lain, mereka menandakan ketersediaan dan niat mereka untuk berkomunikasi satu sama lain. Kami menemukan bahwa otak orang dewasa dan bayi menanggapi sinyal pandang dengan menjadi lebih selaras dengan pasangan mereka," kata ketua tim peneliti Victoria Leong saat dikutip dari WebMD.com.

Leong yang juga merupakan seorang dosen terafiliasi di departemen psikologi di Universitas Cambridge di Inggris itu menambahkan, kontak mata tersebut mengajarkan kepada bayi tentang komunikasi.

(Baca juga: Momen Perkembangan Bayi yang Menggemaskan)

"Dengan menyinkronkan kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan, yang juga akan membuat pembelajaran menjadi lebih efektif," kata Leong dalam siaran pers universitas.


(Kontak mata membantu menyinkronkan gelombang otak bayi. Foto: Carlos Martinez/Unsplash.com)

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ketika orangtua dan bayi mereka berinteraksi, hal itu mengarah pada sinkronisasi hal-hal seperti tatapan, emosi, dan detak jantung, para peneliti mencatat. Tapi tidak jelas apakah aktivitas otak mereka juga disinkronkan.

Untuk mengetahui, para peneliti Cambridge melakukan eksperimen dengan 36 orangtua dan bayi mereka. Mereka mengukur pola aktivitas otak melalui elektroda dengan tutup tengkorak yang dikenakan oleh para peserta.

Kemudian, peneliti membandingkan aktivitas otak bayi dengan orang dewasa yang menyanyikan sajak anak-anaknya pada bayi. Hasilnya, peneliti menemukan kontak mata memicu sinkronisasi gelombang otak. Penelitian ini dipublikasikan pada 28 November di Prosiding National Academy of Sciences.









(TIN)