Tips Mengamalkan Kearifan Lokal dalam Keluarga

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 27 Nov 2017 09:00 WIB
Tips Mengamalkan Kearifan Lokal dalam Keluarga
Ada berbagai macam kearifan lokal dimana menurut sosiolog UI Paulus Wirutomo merujuk pada delapan nilai: kebersamaan, keterbukaan kejujuran, cinta kasih, kemandirian, toleransi, kepercayaan, sopan santun, dan keharmonisan. (Foto: Heidy Sequera/Unsplash.co

Jakarta: Menanamkan nilai-nilai positif bukanlah hal yang mudah bagi orangtua. Umumnya, kearifan lokal yang berasal dari keluarga tersebut bisa diajarkan melalui kehidupan sehari-hari. 

Ada berbagai macam kearifan lokal dimana menurut sosiolog UI Paulus Wirutomo merujuk pada delapan nilai: kebersamaan, keterbukaan kejujuran, cinta kasih, kemandirian, toleransi, kepercayaan, sopan santun, dan keharmonisan. 

Psikolog klinis Dessy Ilsanti memberikan beberapa tips agar anak bisa menyerap nilai-nilai positif tersebut dengan baik. Misalnya, untuk menciptakan kebersamaan ia menyarankan agar membuat jadwal khusus berkumpul bersama dalam keluarga. 

"Semua gawai diletakkan dan hanya mengobrol saja. Di sini peranan orangtua penting," ujarnya dalam acara Puncak Kampanye Frisian Flag Indonesia: 95 Pesan untuk Masa Depan, Jumat 24 November 2017. 

Kemudian, ia juga mengingatkan orangtua untuk mempraktekkan apa yang telah disampaikan pada anaknya seperti saat membatasi penggunaan gawai, maka orang tua juga tak boleh terlihat sibuk sendiri dengan barang elektronik tersebut di depan buah hati. 


(Belai, cium, atau beri apresiasi pada anak dalam keseharian meski terlihat sederhana, hal itu sangat berpengaruh pada mereka. Foto: London Scout/Unsplash.com)

(Baca juga: Keluarga yang Habiskan Waktu Bersama di Rumah Terbukti Lebih Bahagia)

"Terkadang orangtua lupa dengan peran penting mereka yang bertugas memegang kendali atas anak. Bagaimana sebuah keluarga nantinya kelak ditentukan oleh orangtua."

Contoh sederhana yang bisa Dessy berikan adalah bagaimana ketika seorang anak bermasalah, maka orang di luar cenderung akan memertanyakan bagimana cara orangtua mengasuh anak tersebut. Disinilah orangtua memiliki peran penting pada perkembangan anak. 

Dessy juga menyoroti pentingnya memerlihatkan kasih sayang pada anak dalam keseharian. "Tak perlu mengajak jalan-jalan ke luar negeri. Cukup belai, cium, atau beri apresiasi pada mereka dalam keseharian. Meski terlihat sederhana, itu sangat berpengaruh pada mereka."







(TIN)