Putus Sambung dalam Hubungan Berdampak pada Kesehatan Mental

Torie Natalova    •    Kamis, 13 Sep 2018 16:22 WIB
romansa
Putus Sambung dalam Hubungan Berdampak pada Kesehatan Mental
(Foto: Mel Magazine)

Jakarta: Putus sambung seringkali terjadi dalam sebuah hubungan. Namun, ketika menonton serial televisi ataupun drama Korea yang menunjukkan putus sambung bisa berakhir bahagia, banyak dari pasangan yang mempertahankan hubungannya.

Sebenarnya, hubungan putus sambung ini memiliki efek yang sangat berbahaya untuk kesehatan mental Anda. Penelitian baru dari University of Missouri Columbia telah melihat ini ke dalam dampak negatif. Berdasarkan penelitian ini, mereka yang sering mengalami putus sambung untuk segera mengakhirinya jika tidak dapat menstabilkan hubungannya.

Menurut Science Daily, penelitian pun telah menunjukkan sekitar 60 persen orang yang putus lalu nyambung lagi, berada dalam sebuah hubungan yang tidak harmonis. Hubungan putus sambung berkaitan dengan tingkat pelecehan yang lebih tinggi, komunikasi yang lebih buruk dan tingkat komitmen yang lebih rendah.

Memang, putus sambung tidak selalu berakhir buruk. Ada beberapa pasangan yang justru membantu pasangan menyadari betapa pentingnya hubungan mereka hingga mampu membuat komitmen semakin erat.

Mereka yang sering mengalami hubungan putus sambung, berhubungan dengan gejala tekanan psikologis seperti depresi dan kecemasan. Hubungan yang berkualitas baik sangat penting bagi kesehatan mental dan kesejahteraan kita. Sementara hubungan yang berada dalam tekanan, cenderung memiliki efek sebaliknya. Karena, putus cinta itu sangat menyakitkan sehingga pasti berdampak negatif pada kesehatan mental.





(DEV)