Enam Cara Mengurus Anak Sendirian Sebagai Orang Tua Baru

   •    Jumat, 28 Dec 2018 15:05 WIB
keluargapsikologi
Enam Cara Mengurus Anak Sendirian Sebagai Orang Tua Baru
Berikut ini adalah kegiatan yang membantu Anda bisa melewati rasa kesepian mengurus bayi tanpa sang suami atau saat suami sedang bekerja. (Foto: Zahed Ahmad/Unsplash.com)

Jakarta: Kehadiran bayi bukan saja menguras tenaga dan emosi, namun juga menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian orang tua baru. Banyak orang tua, terutama yang baru memiliki anak, kebingungan dalam merawat bayi baru lahir. Apalagi Anda mengurusnya sendiri ketika suami sedang bekerja.

Mungkin Anda telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kehadiran buah hati sejak jauh-jauh hari, tapi tetap saja Anda memerlukan penyesuaian besar karena peran baru Anda kini adalah sebagai orang tua.

Menjadi orang tua itu menggetarkan hati, tetapi bisa juga luar biasa. Bukan hal yang aneh bagi orang tua baru untuk mengalami perasaan kesepian, melansir dari ParentMap. Inilah yang membantu Anda bisa melewati rasa kesepian mengurus bayi tanpa sang suami.

1. Keluar dari rumah
Ketika Anda merasakan kesepian, mandilah, kenakan pakaian dan tinggalkan rumah bersama si kecil. Anda bisa berpergian ke mal, taman bermain, bisa lakukan percakapan dengan ibu-ibu lainya. Sekalipun di luar rumah dingin, pakaian baju hangat si kecil. Karena udara di luar rumah sangatlah segar setiap harinya dan bermanfaat bagi Anda dan juga si kecil.

(Baca juga: Mengapa Anda Merasa Marah pada Bayi Sendiri?)

2. Ganti kegiatan
Agar Anda tak mudah bosan, setiap berapa waktu sekali, usahakan untuk mengubah jadwal kegiatan Anda. Dengan begitu Anda tak akan jenuh terhadap rutinitas dan bisa menyisipkan agenda-agenda dadakan dalam keseharian Anda.

Kalau Anda memang kerepotan, jangan paksakan diri. Anda bisa menyewa asisten rumah tangga yang bisa membantu Anda mengurus pekerjaan rumah yang tak terjangkau oleh Anda.


(Ketika Anda merasakan kesepian, mandilah, kenakan pakaian dan tinggalkan rumah bersama si kecil. Anda bisa berpergian ke mal, taman bermain, bisa lakukan percakapan dengan ibu-ibu lainya. Foto: Hannah Olinger/Unsplash.com)

3. Meminta bantuan
Ingat, masa kecil buah hati Anda tidak akan terulang dua kali. Oleh karena itu, nikmatilah masa-masa ‘merepotkan’ tersebut. Meski begitu, Anda harus tetap mengetahui batasan diri sendiri. Jika memang tekanan yang Anda rasakan sudah sangat berat, mintalah bantuan dari ahlinya. Anda bisa meminta bantuan kepada orang tua atau kepada dokter untuk mendapatkan tips merawat bayi.

4. Kerjakan secara bertahap
Jangan kerjakan semuanya sekaligus. Beri jeda sekitar 10-15 menit agar Anda tak kehabisan energi. Selama itu, Anda bisa meluangkan waktu untuk bermain dengan anak atau sejenak mengistirahatkan diri.

5. Lihatlah anak sebagai seorang sahabat
Lihatlah anak sebagai seorang sahabat yang dekat dengan Anda dan membuat Anda melepas penat. Jangan menganggap anak sebagai beban dalam hidup yang membuat Anda lelah.

Anak adalah anugerah Tuhan untuk menemani hidup. Cara menjadi ibu kreatif adalah mengajak anak untuk melakukan hal yang seru dengan Anda. Dengan begitu Anda dan si kecil akan saling terbuka satu sama lain.

6. Selalu positive thinking
Semua yang Anda lakukan akan bermula dari pikiran. Biasakan untuk selalu berpikir positif. Ini juga salah satu cara menjadi wanita yang menarik. Ketika ada masalah melanda dalam keluarga Anda, tetaplah menjadi wanita yang selalu positif dalam menyikapinya.


Maria Fransiska





(TIN)