Beberapa Hal yang Dilakukan Atasan Hebat Setiap Hari

Torie Natalova    •    Selasa, 07 Mar 2017 15:38 WIB
karier
Beberapa Hal yang Dilakukan Atasan Hebat Setiap Hari
Bos yang baik tahu bahwa berbagi informasi memberdayakan karyawan mereka, bukan mengecilkan kekuatan mereka sendiri. (Foto: Odnetworkli)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anda mungkin merupakan salah satu orang atau pekerja yang sering mengeluhkan perilaku atasan atau bos Anda. Bahkan, tak sedikit pekerja yang memilih keluar dari pekerjaan mereka hanya karena tidak cocok dengan sifat atasan.

Atasan yang hebat dapat mengubah kita menjadi lebih baik. Mereka dapat melihat lebih dalam tentang diri Anda dibanding diri sendiri. Mereka juga membantu kita belajar serta bermimpi besar tentang semua hal yang dapat kita capai.

Ada pepatah yang mengatakan, "bos yang baik adalah orang yang tidak khawatir akan kariernya sendiri, melainkan karier mereka yang bekerja untuk dia".

Menjadi atasan yang baik jelas memiliki nilai nyata selain hanya disukai. Berdasarkan penelitian, para pekerja menyukai atasan yang cerdas, semangat, memiliki wawasan luas dan kejujuran.

Berikut ini adalah beberapa hal yang atasan hebat lakukan setiap hari.



1. Memberikan informasi

Beberapa atasan berpikir bahwa setiap informasi yang mereka bagi mengurangi kekuatan dan kekuasaan mereka. Sebaliknya, bos yang baik tahu bahwa berbagi informasi memberdayakan karyawan mereka, bukan mengecilkan kekuatan mereka sendiri.

2. Memikirkan dengan benar siapa yang ia pekerjakan
Bos yang buruk tidak berpikir apapun saat merekrut karyawan dan mempekerjakannya karena mereka hanya tertarik pada bagaimana mereka bekerja. Bos yang baik memikirkan seluruh tim.

Mereka memikirkan bahwa karyawan lama akan bekerja dengan seseorang yang baru setiap harinya. Dan mereka mencari orang yang melengkapi tim, bukan hanya mengisi posisi tertentu.

(Baca juga: Bos Bursa: Antara Karier & Keluarga Harus Seimbang)

3. Merayakan pencapaian
Bos yang baik selalu mencari alasan untuk memuji karyawan mereka baik secara pribadi ataupun publik.

Mereka juga merayakan pencapaian terbaik untuk perusahaan, bukan hanya memikirkan tenggat waktu ataupun kegagalan. Mereka menyadari bahwa karyawannya tidak hanya membutuhkan gaji, tapi juga merasa dihargai.

4. Memiliki sikap empati
Bos yang buruk hanya melihat karyawan mereka dari perspektif bagaimana karyawan mencerminkan diri padanya. Jika karyawan melakukan pekerjaan yang baik, mereka terlihat baik.

Namun, jika mereka bekerja buruk, mereka terlihat buruk. Bos yang baik melihat dari sudut pandang karyawan dan memahami hal yang terjadi di dalamnya.

5. Bertanggung jawab
Bos yang buruk menyalahkan orang lain ketika ada sesuatu yang salah. Sedangkan bos yang baik memahami bahwa sebagian besar pekerjaan mereka adalah hasil kinerja tim. Mereka tahu ini berjalan bersama-sama. Secara pribadi, ia melihat kegagalan tim sebagai kegagalan kepemimpinan.








(TIN)