Mengapa Seseorang Berselingkuh?

   •    Kamis, 19 Oct 2017 14:18 WIB
perselingkuhanromansa
Mengapa Seseorang Berselingkuh?
Ilustrasi. (Thinkstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian di Amerika Serikat menyebut selingkuh merupakan segala bentuk perilaku hubungan yang dilakukan selain dengan pasangan, baik itu dengan suami, istri, atau kekasih. Hubungan yang seharusnya dengan pasangan justru dilakukan dengan orang lain.

Motivator Robby Habibi mengatakan ada beberapa survei yang menyebut alasan mengapa laki-laki selingkuh mayoritas karena kedekatan emosional dengan pasangan semakin lama semakin hilang.

"Yang tadinya secara emosional akrab, dekat, saling curhat, cerita dan penuh kasih serta perhatian semakin lama semakin turun," katanya, dalam I'm Possible, Minggu 15 Oktober 2017.

Sedangkan kasus selingkuh yang dilakukan oleh wanita kebanyakan atas dasar rasa kesepian, kesendirian dan kurangnya perhatian yang seharusnya diberikan oleh pasangan.

Sementara jika laki-laki atau perempuan tergoda untuk melakukan perselingkuhan, umumnya karena ada faktor dari luar atau orang ketiga. Normalnya, seseorang akan tergoda jika ada lawan jenis yang lebih menarik dari pasangannya.

"Tapi itu hanya tergoda mata, wajar. Seharusnya bisa menolak karena itu hanya sebatas penglihatan saja," katanya.

Selain karena kedekatan emosional yang menurun, alasan lain seseorang berselingkuh adalah pelaku merasa bahwa apapun yang dilakukan tidak mendapat dukungan dari pasangan.

Ketika laki-laki tidak disuport oleh pasangan, banyak dari mereka mencari pujian, penghargaan atau respons dari orang lain. Dalam kondisi ini pasangan seharusnya sudah memahami posisi masing-masing dan saling mendukung untuk menghindari kemungkinan salah satu berpaling.

Menurut Robby, ada beberapa jenis selingkuh; selingkuh hati, selingkuh pikiran, dan selingkuh tindakan. Namun yang harus dipastikan bahwa selingkuh adalah tindakan yang disengaja, ketika pasangan mengatakan bahwa berselingkuh karena khilaf maka hal itu tidak benar.

"Ketika niat di hati sudah ada, ditambah pikiran pasangan sudah tidak romantis tinggal menguatkan tindakan apakah ada kesempatan (untuk selingkuh) atau tidak," kata Robby.

Baik laki-laki maupun perempuan, kata Robby, peluang selingkuh sama saja. Tetapi jika selingkuh masuk kategori tindakan bisa dicegah. Yang bahaya adalah selingkuh hati.

Seseorang yang selingkuh umumnya punya energi lebih untuk melakukan sesuatu di luar kebiasaannya. Misalnya yang tidak pernah keluar malam tiba-tiba ingin keluar, atau punya acara yang mendadak tanpa rencana di luar waktu yang wajar.

"Andaikata benar (selingkuh), ditanya dulu apa maksud dan tujuannya. Bisa jadi karena kurang perhatian dan lain-lain. Yang penting introspeksi mengapa hubungan dengan pasangan sudah tidak romantis lagi," jelasnya.




(MEL)