Tips Agar Merasa Semakin Betah di Rumah

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 12 Nov 2016 16:20 WIB
keluarga
Tips Agar Merasa Semakin Betah di Rumah
Tips Agar Merasa Semakin Betah di Rumah (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebanyakan orang merasa lebih nyaman dan tenang ketika menghabiskan waktu di rumah. Namun, meskipun bersih atau didesain semenarik mungkin, ternyata belum tentu rasa nyaman dan aman tersebut muncul.

Beberapa studi menunjukkan bahwa warna yang spesifik, wewangian, dan aksesoris dapat memengaruhi suasana hati saat berada di rumah serta meningkatkan kepuasan pemilik rumah.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa membuat Anda tetap betah di rumah.

1. Bunga Segar
Meakipun tak bertahan lama, bunga alami dapat meningjatkan perasaan bahagia. Sebuah penelitian oleh Rutgers menemukan bahwa kehadiran bunga dapat menimbulkan emosi positif dan meningkatkan perasaan puas. Jadi, sediakanlah setidaknya seikat bunga agar betah di rumah.

2. Memasang foto
Sebuah penelitian di University of Portsmouth mengungkapkan bahwa melihat pada foto-foto lama dapat memberikan ketenangan dan meningkatkan perasaan positif. Oleh karena itu, letakkanlah foto-foto penuh kenangan atau orang yang disayangi di dekat tempat tidur.

3. Interior berwarna kuning atau hijau
Meskipun tak semua orang berpikir demikian, namun warna hijau dan kuning ternyata dapat membuat seseorang merasa senang. Sebuah studi dari  Vrije University di Amsterdam menunjukkan bahwa kedua warna tersebut dapat menimbulkan emosi kegembiraan terbaik dibandingkan warna-warna lain dalam pelangi.

4. Lilin vanila
Setelah menjalani hari yang berat, menyalakan sebuah lilin dapat menghilangkan perasaan penat dengan cepat karena aromanya yang menenangkan dibandingkan benda lain. Sebuah studi dalam Chemical Senses menemukan bahwa biji vanila sangat baik untuk meningkatkan suasana hati.

5. Merapikan tempat tidur
Merapikan tempat tidur di pagi hari membantu untuk memulai hari yang baik. Sebuah survei oleh Hunch.commenemukan bahwa 71 persen orang yang merapikan tempat tidur merasa bahagia sementara 62 persen yang tidak melakukan kebiasaan tersebut merasa sebaliknya.




(ELG)